Surabaya dan Minahasa Selatan Belum Pasti Ikut Pilkada 2015

Arga sumantri    •    03 Agustus 2015 20:39 WIB
pilkada serentak
Surabaya dan Minahasa Selatan Belum Pasti Ikut Pilkada 2015
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay (kiri) dan Ketua KPU Husni Kamil Manik -- MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan masih ada dua daerah yang belum bisa dipastikan ikut Pilkada Serentak 9 Desember hingga berakhirnya masa perpanjangan pendaftaran bakal calon pada pukul 16.00 WIB tadi. KPU Kota Surabaya dan Kabupaten Minahasa Selatan sampai malam ini masih melakukan pengecekan berkas pendaftaran.

"Masa perpanjangan sudah berakhir. Proses pendaftaran, saat ini masih terjadi pengecekan dokumen pendaftaran. Itu masih belangsung di Minahasa Selatan dan Surabaya," kata Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay di Gedung KPU, Jakarta Pusat (3/8/2015).

KPU membantah kalau proses yang sedang berlangsung di Minahasa Selatan dan Surabaya sebagai bagian dari penambahan waktu pendaftaran. Sebab pasangan calon yang membawa dokumen di KPUD datang sebelum penutupan.

"Jadi, ditutupnya itu kalau belum tiba di kantor KPU daerah sampai jam 16.00. Tapi kalau sudah sampai di tempat sebelum jam 16.00, itu tetap di proses untuk pengecekan. Ya kalau pengecekan tidak apa-apa diteruskan saja walau sampai tengah malam," beber Hadar.

Sampai pukul 19.30 WIB tadi, terverifikasi ada enam daerah yang dipastikan batal ikut Pilkada serentak 2015, yakni Kota Mataram, NTB; Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT; Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat; Kota Samarinda, Kalimantan Timur; Kabupaten Blitar, Jawa Timur; dan terakhir Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Sedangkan Kabupaten Asahan, Sumut; Kabupaten Serang, Banten; Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah; Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat; dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulut, sudah punya lebih dari satu pasangan calon yang mendaftarkan. Daerah itu, dipastikan ambil bagian dalam Pilkada serentak tahun ini.


(SUR)


Video /