Mendagri Peringati 70 Tahun Kemerdekaan di Perbatasan

Dheri Agriesta    •    04 Agustus 2015 01:50 WIB
kabinet jokowi-jk
Mendagri Peringati 70 Tahun Kemerdekaan di Perbatasan
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo -- MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tampaknya tak akan hadiri Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2015 di Istana Merdeka. Bukannya makar dari acara kenegaraan, Tjahjo berencana mengadakan upacara peringatan 70 tahun kemerdekaan di perbatasan Indonesia.

"Rencana kami di Sebatik, Kalimantan Utara. Tanggal 17 Agustus jam 10.00, kalau diizinkan (Presiden) kami akan ke Sebatik," kata Tjahjo di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2015).

Keputusan ini dipilih Tjahjo setelah berkeliling ke wilayah perbatasan nusantara. Kata dia, Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia lebih banyak menyerap budaya dan berita dari negara tetangga.

Padahal, Indonesia Raya harusnya berkumandang secara lantang di wilayah perbatasan. Oleh karena itu, perayaan kemerdekaan ini bertujuan untuk mengumandangkan nasionalisme itu.

"Ini rasa nasionalisme ini ingin terus kita kumandangkan," kata dia.

Perayaan kemerdekaan di perbatasan ini akan terus dilakukan sampai seluruh masalah di perbatasan terkait pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan dapat diselesaikan. Apalagi, Presiden Jokowi memiliki program untuk membangun wilayah perbatasan lebih baik dari negara tetangga dalam waktu minimal tiga tahun.

"Target Presdien kan minimal 3 tahun perbatasan kita mulai dari Sabang, Kepri, Sangerta Laut, Sebatik, Sekol, Entikong, dan NTT itu harus lebih baik dari negara tetangga. Termasuk perdagangan, kesejahteraan masyarat, pendidikan, infrastrukturnya. Karena Nawacita kan membangun dari pinggiran. saya kira pinggiran itu ya dari perbatasan itu," pungkas mantan Politikus PDI Perjuangan ini.


(SUR)


Video /