MK Tolak Gugatan Pembubaran OJK

Annisa ayu artanti    •    04 Agustus 2015 13:52 WIB
MK Tolak Gugatan Pembubaran OJK
Gedung Mahkamah Konstitusi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Tim Pembela Kedaulatan Ekonomi Bangsa (TPKEB) atas Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 21 Tahun 2011 tentang pembubaran OJK. MK menolak gugatan dikarenakan dalil yang digunakan pemohon tidak memiliki alasan yang kuat.

Keputusan MK menolak gugatan tersebut diungkapkan Hakim Ketua MK Arief Hidayat, dalam sebuah sidang, di Gedung MK, Jakarta, Selasa (4/8/2015). "Dalil pemohon tidak beralasan menurut hukum," kata Arief, membacakan putusan.

Adapun amar putusan yang dibacakan saat sidang tersebut:

Dalam provisi menyatakan permohonan provisi pemohon tidak dapat diterima.
Dalam pokok permohonan

1. Mengabulkan permohonan sebagian pemohonan.
1.1 Frasa dan bebas dari campur tangan pihak lain yang mengikuti data independen dalam pasal I angka I dalam UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK Nomor 111 Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 5253 Bertentangangan dengan UUD 1945.

1.2 Frasa dan bebas dari campur tangan pihak lain mengikuti kata independen dalam pasal I angka I UU nomor 21 Tahun 2011 Tentang OJK Negara Republik Indonesia Nomor 111 Tambahan Lembaran Negara Nomor 5253 Tidak Memiliki Kekuatan Hukum.

1.3 Berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK Negara Republik Indonesia Nomor 111 Tambahan Lembaran Indonesia Nomor 5253 selengkapnya menjadi OJK yang selanjutnya disingkat OJK selanjutnya lembaga yang independeen yang mempunyai fungsi tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana yang dimaksud dalam UU ini.

2. Menolak permohonan para pemohonan untuk selain dan selebihnya.
3. Memerintahkan pemuatan putusan ini dalam berita Negara Republik Indonesia sebagaimana mestinya.

Demikian diputus dalam rapat keputusan Hakim dan 9 hakim dalam MK.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto mengapresiasi hasil putusan ini dan diterima baik oleh OJK.

"Kita semua sudah mendengarkan keputusan dan pada dasarnya ini sesuatu yang harus kita apresiasi. Dan terima kasih karena proses berjalannya judicial riview berjalan dengan baik. Tidak ada kata lain saya katakan ini adalah kemenangan negara dan konstitusi," pungkas Rahmat.

(ABD)


Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar
Persiapan Piala AFF U-22

Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

6 hours Ago

Indra Sjafri membantah bahwa Timnas U-22 akan beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persebaya…

BERITA LAINNYA
Video /