Review Game

Shadowrun Dragonfall, Ketika Sihir Bertemu Teknologi

Mohammad Mamduh    •    04 Agustus 2015 17:21 WIB
gamesreview game indonesia
Shadowrun Dragonfall, Ketika Sihir Bertemu Teknologi
Shadowrun Dragonfall

Metrotvnews.com, Jakarta: Shadowrun merupakan salah satu franchise game yang cukup “tua” karena muncul sebagai game board pertama kali pada tahun 1989. Pengembang Harebrained Schemes kembali menghadirkan namanya ke dalam video game melalui dua game terbaru. Shadowrun Dragonfall adalah game kedua yang sebelumnya dirilis terlebih dahulu untuk PC. Gamer mobile akhirnya bisa memainkannya berselang beberapa bulan. Namun, mereka hanya dapat memainkannya pada tablet.

Shadowrun Dragonfall adalah game RPG yang mengangkat latar waktu cyberpunk, dunia telah memasuki zaman masa depan, sampai penduduknya seperti telah bersatu dengan teknologi, seperti transplantasi chip ke dalam tubuh. Latar waktu cyberpunk selalu menghadirkan unsur sihir walaupun manusia di dalamnya telah menanamkan elektronik pada tubuh mereka. Dragonfall sendiri yang menghadirkan cerita terpisah dari Shadowrun Returns. Versi Director’s Cut game tersebut dapat dimainkan tanpa harus memasang seri sebelumnya.


Shadowrun selalu menghadirkan kisah yang sangat menarik. Dalam Dragonfall, pemain dikisahkan berperan sebagai Shadowrun yang pada awalnya bertugas mencuri informasi penting dari sebuah perusahaan. Namun, perusahaan yang menjadi target rupanya adalah salah satu garis depan dari organisasi yang memuja Feuerschwinge, naga yang sempat menghadirkan kehancuran dalam dunia fantasi ini. Kebangkitan Feuerschwinge harus dicegah oleh si Shadowrun, bagaimanapun caranya.

Game ini sepenuhnya berfokus pada dua unsur, pertarungan dan keputusan pemain. Percakapan dalam jumlah yang cukup banyak akan mengarahkan pemain pada pengambilan keputusan yang berpengaruh pada jalan cerita. Ceritanya bersifat non-linear, yang menghadirkan beberapa ending yang mungkin tidak terlihat perbedaannya karena digambarkan melalui kata-kata.

Dalam sebuah negosiasi terhadap karakter lain, pemain dapat memberikan penawaran yang membuat pihak lawan setuju tanpa harus bertarung, atau bisa saja menyelesaikan negosiasi itu tanpa pikir panjang dan mulai menembak.


Pengambilan keputusan memang berpengaruh pada jalan cerita, tetapi pada kondisi tertentu, jawaban yang dipilih tidak memiliki hasil akhir yang sama. Terdapat beberapa percakapan yang menuntut keahlian khusus seperti skill atau etikat yang bisa membukan jawaban tambahan. Saya mencoba mengulang beberapa percakapan dengan memilih jawab yang berbeda. Dalam beberapa situasi, saya bisa menyelesaikan satu misi tanpa harus mengangkat senjata. Sebuah misi bisa saja selesai hanya dengan percakapan atau membayar sejumlah uang.

Setelah percakapan, pemain juga harus sigap dengan pertempuran yang ada. Shadowrun Dragonfall menganut sistem pertarungan turn-based, yang mungkin juga Anda lihat pada franchise XCOM. Setiap karakter bergerak secara berurutan, baik untuk berpindah tempat ataupun menembak.

Wilayah pertempuran dan strategi memang menjadi dua aspek yang menentukan jalan pertempuran, ditambah dengan penggunaan job sekaligus skill yang menentukan gaya bertarung pemain. Pemilihan job dan skill ini cukup banyak, dan menarik. Pemain juga bisa menciptakan job sendiri jika tidak sesuai apa yang diinginkan.


Satu kelemahan yang saya lihat dalam Shadowrun Dragonfall adalah mekanisme pertarungan yang memiliki kendala. Lebih spesifiknya, ketika satu karakter memiliki persentase hit pada musuh yang mencapai 99 persen, tetapi bisa saja tembakan atau pukulannya tidak mengenai sasaran. Hal tersebut terjadi lebih dari sekali. Kasarnya, kegagalan dari rasio 99 persen ini bisa mencapai 30 persen.

Selain kekurangan itu, Shadowrun Dragonfall adalah game yang sangat seru untuk dimainkan. Latar tempat dan waktu, jalan cerita, dan sistem pertarungan sudah cukup untuk membuatnya jadi salah satu game yang bagus. Kualitas grafis yang standar justru tepat untuk dimainkan di semua platform yang didukungnya.

Ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mereka yang gemar bermain XCOM, dan sedang menunggu kehadiran XCOM 2. Namun, game ini juga bisa mencuri perhatian utama karena pihak pengembang akan menghadirkan seri terbarunya. 

Platform: PCiOSAndroid
Developer: Harebrained Schemes
Publisher: Harebrained Schemes
Update Terakhir: 19 November 2014
Jenis: Turn-based Strategy
Situs Resmi: http://harebrained-schemes.com/shadowrun/dragonfall/
 

Shadowrun Dragonfall

 

8,5

  • Cerita yang kompleks dan menarik
  • Pilihan job dan skill sangat fleksibel
  • Kualitas visual mumpuni untuk versi mobilenya
  • Kendala teknis pada mekanisme battle
 



(ABE)

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan
Inter Milan 2017--2018

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan

2 hours Ago

Inter Milan secara resmi mengonfirmasi perekrutan Joao Cancelo dengan status pinjaman dari Vale…

BERITA LAINNYA
Video /