Saham Apple Hambat Penguatan Wall Street

Ade Hapsari Lestarini    •    05 Agustus 2015 07:55 WIB
wall street
Saham Apple Hambat Penguatan Wall Street
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street -- FOTO: Reuters/Brendan McDermid

Metrotvnews.com, New York: Wall Street berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat dalam sesi ketiga berturut-turut. Pelemahan ini karena investor khawatir tentang kenaikan suku bunga sementara saham Apple capai level terendah dalam lebih dari enam bulan.

Saham pembuat iPhone ini turun 3,21 persen menjadi USD114,64, sehingga pergerakan saham milik mendiang Steve Jobs ini diawasi ketat oleh para pedagang. Saham Apple menjadi hambatan terbesar pada tiga indeks utama AS. Selain itu, para pedagang di bursa saham mengatakan pelemahan Wall Street juga karena perlambatan di Tiongkok dan skeptisisme atas permintaan iPhone berkontribusi menekan saham Apple.

Tak sampai di sana, saham Apple memperpanjang kerugian setelah Presiden Federal Reserve Atlanta Dennis Lockhart mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa September mungkin waktu yang tepat untuk THe Fed menaikkan suku bunga.

Reuters melansir, Rabu (5/8/2015), indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,27 persen menjadi 17.550,69 dan indeks S & P 500 kehilangan 0,22 persen menjadi 2.093,32. Selanjutnya, Nasdaq Composite turun 0,19 persen dan berakhir di posisi 5.105,55.

Delapan dari 10 sektor utama S & P terpuruk sebesar 1,64 persen, serta menjadi penurunan indeks utilitas terkemuka yang merugi. Kemerostan ini salah satunya disebabkan oleh The Fed yang mengatakan pihaknya perlu melihat pemulihan ekonomi berkelanjutan sebelum menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

Data ekonomi yang cukup baik telah mendorong beberapa investor untuk berpendapat bahwa Fed mungkin menunda menaikkan suku sampai Desember. Setelah pertemuan Fed pekan lalu, investor berharap kenaikan suku bunga pada September.

Adapun sebanyak 6,4 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata lima hari bulan ini sebesar 7,0 miliar lembar saham, demikian menurut BATS Global Markets.


(AHL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /