Rudi Sebut Uang USD150 Ribu untuk Waryono Datang Tiba-Tiba

Renatha Swasty    •    05 Agustus 2015 14:31 WIB
korupsi migas
Rudi Sebut Uang USD150 Ribu untuk Waryono Datang Tiba-Tiba
Rudi Rubiandini bersalaman dengan terdakwa Waryono Karno seusai bersaksi di Pengadilan TIpikor, Jakarta, Rabu (5/8/2015). Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Bekas Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini mengaku menyerahkan uang USD150 ribu kepada Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno (saat ini nonaktif). Tapi dia mengaku lupa darimana dia mendapatkan uang tersebut. 

Rudi menyebut, uang itu dibawakan anak buahnya secara tiba-tiba. Bekas dosen ITB itu bercerita, saat sedang menyiapkan bahan untuk rapat APBNP 2013 bersama Komisi VII DPR, tiba-tiba anak buahnya, Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas Gerhard Maarten Rumeser datang membawa duit.

"Saat itu saya sedang sibuk siapkan bahan karena mau rapat, lalu tiba-tiba Pak Gerhard datang bilang 'Pak ini ada uang untuk Pak Sekjen (Waryono Karno)'," kata Rudi saat bersaksi buat terdakwa Waryono Karno di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Usai mendapat uang itu, Rudi lantas meminta sekretarisnya Tri Kusuma Lidia menyerahkannya kepada Waryono. Duit diserahkan melalui Hermawan, staf sekretariat ESDM.

Ketika dicecar, dari mana uang itu berasal Rudi mengaku tidak tahu. Peristiwa itu, kata dia berlangsung cepat sehingga tak menanyakan detailnya pada Gerhard.

"Karena saya lagi fokus buat bahan, jadi saya nggak tanya-tanya. Waktu Pak Gerhard datang, langsung saya kasih Lidia untuk dibawa. Saya enggak tahu lagi setelah itu," pungkas Rudi.

Seolah tak percaya dengan keterangan Rudi, Jaksa Penuntut Umum terus mencecarnya.

"Yang saksi tahu apa bisa miliki uang USD150 ribu? apa uang pribadi?," tanya Jaksa.

"Uang pribadi saya pikir tidak," jawab Rudi.

"Kalau memang tidak uang pribadi lalu dari mana sumbernya?", tanya Jaksa lagi

"Saya tidak tahu," pungkas dia.

Meski sudah didesak, Rudi mengaku tidak tahu dari mana asal usul uang USD150 ribu itu.

Diketahui, jelang rapat APBNP 2013, Waryono meminta dana pada Rudi. Usai uang diberikan, Waryono lantas membagi uang itu pada Komisi VII DPR RI yang diserahkan lewat Sutan Bhatoegana, saat itu menjabat Ketua Komisi VII.


(KRI)


Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar
Persiapan Piala AFF U-22

Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

14 hours Ago

Indra Sjafri membantah bahwa Timnas U-22 akan beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persebaya…

BERITA LAINNYA
Video /