Pilkada Surabaya 2015

Risma tak akan 'Nyalon' Lagi Jadi Wali Kota Surabaya

Amaluddin    •    05 Agustus 2015 19:30 WIB
pilkada serentak
Risma tak akan 'Nyalon' Lagi Jadi Wali Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya meraih gelar doktor honoris causa dari ITS, Metrotvnews.com/ Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku tak kecewa bila Pilkada Surabaya, Jawa Timur, ditunda hingga 2017. Namun demikian, ia tak mau lagi kembali mencalonkan diri dalam pertarungan pilkada.

"Saya tidak kecewa. Kalau kecewa enggak mungkin saya bisa ketawa," ujar Risma, di Surabaya, Rabu (5/8/2015).

Risma beralasan ia ingin fokus bekerja di sebuah perusahaan swasta. Di sisa masa jabatannya, Risma pun ingin fokus menuntaskan program kerjanya untuk membangun Surabaya.

Risma mengaku tak mau berkecimpung di dunia politik. Ia mengaku tak terlalu memahami dunia tersebut.

"Saya hanya ingin fokus menyelesaikan program kota Surabaya dulu," kata perempuan berkerudung itu.

Lalu bagaimana bila Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali memintanya menjadi calon dalam pilkada mendatang? Risma enggan memberikan keterangan. Sebab, ia belum bertemu dengan Megawati sejak pendaftaran calon kepala daerah di KPU Surabaya berakhir pada 3 Agustus 2015.

"Kalau nanti bu Mega yang meminta, ya tidak bisa diprediksi. Toh, belum tentu saya masih berada di Surabaya. Siapa tahu saya sudah di Amerika kan nggak tahu." ujarnya sambil tertawa.

PDI Perjuangan mengusung pasangan Risma dan Whisnu Sakti Buana untuk mengikuti Pilkada Surabaya 2015. Lantaran hanya ada satu calon yang mendaftar, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2015, pilkada Surabaya ditunda hingga 2017. Namun keputusan finalnya masih belum ditentukan. Sebab KPU Pusat meminta waktu dua hari untuk menentukan keputusan tersebut.
 


(RRN)