Pilkada Malang 2015

Bupati Malang belum Terima Surat Pengunduran Diri Masrifah

Aditya Mahatva Yodha    •    05 Agustus 2015 20:52 WIB
pilkada serentak
Bupati Malang belum Terima Surat Pengunduran Diri Masrifah
Bupati Malang Rendra Krisna, Metrotvnews.com/ Aditya mahatva Yodha

Metrotvnews.com, Malang: Bupati Malang, Rendra Kresna, mengaku belum menerima surat pengunduran diri calon wakil bupati Masrifah Hadi sebagai guru pegawai negeri sipil (PNS) di Malang, Jawa Timur. Padahal, kata Rendra, Masrifah harus mengundurkan diri dari status PNS sebelum mendaftar jadi calon wakil bupati.

Masrifah mendampingi calon bupati Dewanti Purwoko menantang kandidat petahanan Rendra Kresna-HM Sanusi. Pasangan Dewanti-Masrifah mendaftar ke KPU Kabupaten Malang dengan diusung PDI Perjuangan.

"Saya belum menerima. Kalau sudah sampai di meja saya, tanda tangan saya cepet kok. Beberapa detik saja sudah selesai," ungkap Rendra di Kantor Bupati Malang, Jalan Panji, Rabu (5/8/2015).

Menurut Rendra, proses PNS mengundurkan diri melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Kemudian, berkas itu disampaikan ke dirinya.

"Saya tidak akan mempersulit atau menghambat proses pengundurannya sehingga mempengaruhi proses pilkada," tambah Rendra.

Sesuai Undang Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), Rendra mengatakan PNS tak bisa pensiun dini bila maju dalam pemilihan. Kecuali, PNS tersebut sakit. Jadi, PNS yang mendaftar calon kepala daerah harus mengundurkan diri.

"Dengan mengundurkan diri, konsekuensinya maka ia tidak mendapatkan hak pensiun apa-apa," papar Rendra.

Di lain tempat, Masrifah menjelaskan dirinya sudah mengajukan pensiun dini ke BKD Kabupaten Malang.

"Saya sudah mengajukan pensiun dini kepada BKD untuk pencalonan pilkada ini" kata Masrifah.
 


(RRN)