HP tak Aktif, Rumah dan Kantor Haries Purwoko Juga Sepi

Eva Wondo    •    06 Agustus 2015 09:52 WIB
pilkada serentak
HP tak Aktif, Rumah dan Kantor Haries Purwoko Juga Sepi
Dhimam (kanan) dan Haries Purwoko saat mendaftar ke KPUD Surabaya---Ant/M Risyal

Metrotvnews.com, Surabaya: Haries Purwono, mantan bakal calon Wakil Wali Kota Surabaya yang sempat 'kabur' saat pendaftaran, makin menghilang dari peredaran. Haries tak diketahui keberadaannya usai batal mencalonkan diri mendampingi Dhimam Abror.

Tim MetroTV mencoba menelusuri keberadaan Haries, Kamis (6/8/2015). Awalnya, tim menghubungi Haries lewat sambungan nomor telepon selular miliknya. Namun, nomor tersebut kini sudah tak aktif.

Hal serupa juga terjadi di kediaman Haries. Haries punya rumah kompleks perumahanan mewah di wilayah Surabaya Barat. Namun, suasana di rumah tersebut nampak sepi. Penjaga rumah menerangkan, sang pemilik sedang tak di rumah. Meskipun mobil yang biasa dipakai Haris, terparkir di garasi rumah.

Hal sama juga terjadi di Kantor Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jawa Timur dan Kantor Pemuda Pancasila Surabaya. Di dua kantor itu, Haries tercatat sebagai Ketua Umum. Namun, Haries tak juga nampak. Kini, tak diketahui di mana Haries berada pasca 'melarikan diri' dari pendaftaran calon kepala daerah.

Diketahui, Haries kabur usai menerima telepon saat tengah mendaftar di KPU Surabaya. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sempat membeberkan kronologis menghilangnya Haries Purwoko saat tengah mendaftar. Menurut Zulkifli, Haries pergi usai menerima telepon.

"Hari Sabtu kami mengistruksikan DPP PAN merekomendasikan mendukung calon wali kota terbaik, satu yang dari PAN itu calon wali kotanya Dhimam Abror, dan wakilnya dari Demokrat Haris Purwoko dan mendaftarlah ke KPU dan dua-duanya datang," kata Zulkfili di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa lalu.

Ketika pendaftaran, lanjut Zulkifli, Haris menerima telepon, kemudian Haris pamit ke toilet. "Tapi enggak muncul lagi sampai jam 12 malam, enggak tahu apakah dapat ancaman atau apa, sampai tidak muncul lagi," lanjut Zul.


(TII)