Serapan Beras Bulog di Lumbung Padi Turun 70 Persen

Reza Sunarya    •    06 Agustus 2015 11:32 WIB
kekeringan
Serapan Beras Bulog di Lumbung Padi Turun 70 Persen
Ilustrasi. Foto: MI/Kritiadi

Metrotvnews.com, Subang: Kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Subang, Jawa Barat membuat produksi beras petani turun drastis. Target pengadaan beras oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setempat terancam tak tercapai. 

"Akibat kekeringan, penyerapan beras untuk raskin dan gabah turun drastis hingga tujuh puluh persen," kata Dedi Supriadi, Kepala sub Divre Bulog Subang, Kamis (6/8/2015).

Biasanya, Bulog menyerap gabah dan beras dari petani sebanyak 500-600 ton per hari. Namun akibat kekeringan sejak pertengahan Juli lalu, Bulog Subang hanya bisa menyerap 150-200 ton beras dan gabah per hari. Kondisi itu turut mengancam target pengadaan 50 ribu beras Bulog pada tahun ini tak tercapai.

Kekeringan terus melanda area pertanian di salah satu lumbung padi nasional itu. Yang terparah terjadi di Kecamatan Pusakanagara, Kecamatan Pabuaran, Kecamatan Ciasem, Kecamatan Blanakan, dan Kecamatan Pamanukan. Di kecamatan-kecamatan tersebut, ribuan hektare area pertanian dipastikan gagal panen akibat kekeringan.

Dampak kekeringan juga mulai menyerang tanaman palawija milik warga di Kecamatan Patokbesi. Sedikitnya 15 hektare tanaman palawija kekurangan pasokan air dan sudah banyak yang mati. Tanaman palawija yang sudah dipastikan gagal panen tersebut di antaranya terong, kacang panjang, pare dan brokoli. Para petani mengaku rugi puluhan juta rupiah.


(SAN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

23 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /