Saksi Ahli Tegaskan KPK Sah Jemput Paksa Rusli

Deny Irwanto    •    06 Agustus 2015 15:54 WIB
suap mk
Saksi Ahli Tegaskan KPK Sah Jemput Paksa Rusli
Ilustrasi Sidang Praperadilan --MI/Barry Fatahillah

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wajar menjemput paksa tersangka suap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar sekaligus Bupati Morotai Rusli Sibua. Sebab, Rusli sebelumnya tak mengindahkan panggilan KPK.

"‪Orang yang dipanggil wajib datang kepada penyidik, jika tidak datang, bisa dipanggil lagi. Maka jika dua kali tidak hadir, bisa dijemput paksa, apabila tidak bersikap kooperatif," kata Jamin Ginting yang menjadi saksi ahli dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).

Jamin adalah ahli dalam bidang hukum acara pidana, perdata, dan tipikor‬ yang dihadirkan KPK dalam sidang kali ini. Jamin menepis keberatan kuasa hukum Rusli, Achmad Rifai, yang mempermasalahkan jemput paksa terhadap kliennya.

Rusli Sibua resmi ditahan KPK usai dilakukan jemput paksa dan diperiksa selama enam setengah jam pada Rabu, 8 Juli. Rusli dicokok dari Hotel JS Luwansa, tempat dia menginap beberapa hari.

Di hotel tersebut, Rusli bersemanyam saat KPK melayangkan panggilan. Dia tak menggubris panggilan penyidik untuk diperiksa.

Rusli sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat, 26 Juni. Dia dijerat lantaran memberi besel kepada Akil supaya menang dalam sengketa Pilkada Kabupaten Morotai. Rusli disebut dalam surat dakwaan memberikan Rp2,9 miliar kepada Akil. Rusli pun dijerat Pasal 6 Ayat 1 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dibuah UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.


(TII)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 day Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /