Eks GM Hutama Karya Siap Disidang

Yogi Bayu Aji    •    06 Agustus 2015 16:55 WIB
kasus korupsi
Eks GM Hutama Karya Siap Disidang
KPK----MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan General Manager PT Hutama Karya Budi Rachmat Kurniawan resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Budi berharap segera disidang dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran Kementerian Perhubungan di Sorong, Papua.

"Kami meghormati langkah hukum dan mencoba membuktikan di persidangan sampai di mana keterlibatan Budi Rahmat," kata Pengacara Budi, Aryo Wibowo, di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).

Tim penasihat hukum sudah punya strategi dalam menghadapi persidangan kelak. Mereka sudah punya saksi-saksi yang akan dimajukan di meja hijau.

"Saksi meringankan kalau memang diperlukan dalam persidangan ya bisa dihadirkan," jelas dia.

Aryo tak mempermasalahkan langkah KPK menahan kliennya. Dia hanya akan fokus di persidangan. "Penyidik menganggap perkaranya sudah rampung dan bisa segera dilimpahkan, makanya perlu dilakukan penahanan," pungkas dia.

Per 6 Agustus ini, Budi Rachmat Kurniawan ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Pusat untuk 20 hari ke depan. Budi  terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan pelaksanaan Proyek Pusat Pembangunan Diklat Pelayaran Sorong Tahap III. Proyek ini dijalankan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2011.

Budi adalah General Manager Divisi Gedung PT Hutama Karya (Persero) pada 2009–2012 yang menangani proyek itu. Dia diduga telah menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp40 miliar. Dia dijerat Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(TII)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

16 hours Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /