Pemerintah Diminta Kurangi Impor Gas Elpiji

Arga sumantri    •    10 Agustus 2015 02:13 WIB
nasdemgas elpijidpr ads
Pemerintah Diminta Kurangi Impor Gas Elpiji
Anggota Komisi VII DPR Kurtubi (Foto: Media Center Fraksi NasDem)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi VII Kurtubi menyatakan pemerintah harus segera mengurangi impor elpiji. Menurutnya, pemerintah lebih baik mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan gas (Jargas) untuk rumah tangga dibanding mempertahankan kebijakan impor gas elpiji.

"Penyerapan anggaran yang sangat lamban di Kementerian ESDM, salah satu penyebab mengapa pembangunan infrastruktur sangat minim. Terutama untuk daerah-daerah penghasil gas dan daerah-daerah yang dilalui oleh pipa induk gas, tetapi hingga saat ini rakyatnya belum banyak yang menikmati gas karena keterbatasan Jargas," kata Kurtubi, Minggu (9/8/2015).

Dia menyayangkan di beberapa daerah, pembangunan infrastruktur Jargas belum juga memenuhi target. Padahal, menurutnya, semakin banyak rakyat yang bisa tersambung Jargas, akan lebih bagus bagi negara.

"Contoh, daerah Prabumulih. Bupati sudah lama meminta kepada Pertamina/Pemerintah agar Jargas disambungkan ke 32 ribu kepala keluarga yang membutuhkan, tapi hingga kini yang akan direalisir hanya sekitar 4.000 kepala keluarga untuk tahun 2016. Ini tentu sangat mengecewakan rakyat Prabumulih," kata Kurtubi.

Politisi Partai NasDem ini juga menyatakan bakal segera mengusulkan hal ini kepada Pemerintah. "Saya (Fraksi NasDem) akan membawa masalah ini dalam Raker atau RDP Komisi VII dengan Menteri ESDM, Ditjen Migas dan Pertamina (nanti)," pungkasnya.


(AZF)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

21 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /