Final Liga Champions, Misi Kedua Die Roten

   •    23 Mei 2013 21:59 WIB
Final Liga Champions, Misi Kedua Die Roten
REUTERS/Kai Pfaffenbach

MESKI telah sukses menjuarai Bundesliga Jerman musim ini, bukan berarti perjuangan para penggawa Bayern Muenchen telah selesai. Masih ada dua tugas penting lagi bagi mereka untuk mencatatkan diri dalam sejarah sebagai klub pertama Jerman yang sukses merebut treble winners.

Bukan perjuangan mudah memang. Apalagi mereka harus berjibaku dengan sesama tim Bundesliga Borussia Dortmund dalam All-Germain Champions League di stadion Wembley, London, Sabtu nanti.

Meski bertabur pemain bintang dan limpahan dana, bukan berarti Die Roten bakal bisa dengan mudah melewati Dortmund. Pun dengan gelar mereka sebagai empat trofi Liga Champions dan status sebagai tim terkaya Jerman.

Tidak ada jaminan bagi FC Hollywood bisa melenggang mulus. Muenchen justru dianggap sebagai kekuatan tradisional yang harus melewati hadangan modernitas Die Borussen, pemegang trofi Liga Champions 1997.

"Kami sangat menantikan sukses yang sebelumnya tidak pernah saya dapatkan di tim lain. Saya sangat menghormati Dortmund dan apa yang telah mereka capai. Tapi musim ini kami mengalahkan mereka di Piala Jerman dan Piala Super (domestik) dan kami dua kali imbang di liga. Kesua hasil itu bisa menjadi indikator," cetus arsitek Muenchen Jupp Heynckes.

Mantan juru taktik Real Madrid yang akan mengakhiri kebersamaannya dengan Die Roten pada akhir musim ini tersebut memang sangat berambisi mencatatkan diri sebagai pelatih Jerman yang sukses merebut treble winners.

Dengan pengalamannya yang segudang, termasuk kegagalannya dia di final tahun lalu kala dikalahkan Chelsea di kandang sendiri, Heynckes diyakini sudah punya formula yang tepat untuk menjinakan pasukan Dortmund.

"Untuk bisa bangkit kembali setelah kekalahan di final terakhir memang tidak mudah. Tapi kami ternyata bisa melakukannya. Itu sebabnya saya yakin kami akan bisa mengangkat trofi juara," kata Heynckes lagi.

Absennya gelandang Mario Goetze di kubu Dortmund juga dipercaya sedikit banyak bakal mengurangi kekuatan pasukan Jurgen Klopp.

Playmaker Muenchen Bastian Schweinsteiger bahkan tak kuasa menutup kegembiraannya setelah mendengar kabar Goetze bakal absen dalam laga nanti akibat cedera otot.

"Ketika pemain sepeti Goetze absen, mungkin timnya akan sedikit lemah. Tapi saya percaya Dortmund masih punya pemain lain yang tak kalah kualitasnya dan siap memberikan 100% kemampuan mereka. Karena itu kami tetap harus mewaspadai mereka," tukas Schweinsteiger.

Di sisi lain, Klopp mengakui absennya Goetze sedikit banyak telah mengganggu keseimbangan tim. Namun ia sudah mempelajari permainan Muenchen sepanjang musim ini dan taktik itulah yang akan ia terapkan pada partai puncak nanti.

"Saua sudah mempelajari statistik. Tim-tim yang berlari terlalu banyak pasti kalah, dan tim-tim yang tampil menekan akan berkurang kesempatan mereka untuk menang. Jadi sekarang saya tahu apa yang terjadi," ujar Klopp dikutip uefa.com

"Selama ini kami berlari lebih banyak ketimbang tim lawan dan kami menekan mereka hampir sepanjang pertandingan," imbuhnya. (AP/Rtr/Achmad Maulana)


Ini Klub yang Ingin Dihindari Juventus di 16-Besar Liga Champions
Jelang Undian Babak 16-Besar Liga Champions

Ini Klub yang Ingin Dihindari Juventus di 16-Besar Liga Champions

1 day Ago

Juventus berpeluang bertemu dengan salah satu dari lima klub Inggris.…

BERITA LAINNYA
Video /