OJK Imbau Investor Waspadai Pembobol Dana Nasabah

Dian Ihsan Siregar    •    10 Agustus 2015 18:11 WIB
ojkinvestor
OJK Imbau Investor Waspadai Pembobol Dana Nasabah
Ketua DK-OJK Muliaman D Hadad (ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan)

‎Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) Muliaman D Hadad meminta agar para investor lebih berhati-hati dalam melakukan investasi, termasuk mengamankan harta yang dimiliki. Sebab, pembobolan dana nasabah dengan menggunakan teknologi informasi (TI) di rekening efek sering terjadi.

Saat ini, setidaknya terdapat tiga perusahaan efek yang sudah melaporkan adanya upaya pembobolan dana nasabah di rekening efek.‎  Dalam pembobolan rekening efek, oknum yang tak bertanggung jawab mencoba mengubah alamat email, nomor ponsel, dan mengubah rekening bank dengan identitas palsu.

Hal itu bertujuan agar segala kegiatan, dan laporan jual beli pemodal yang menjadi target dapat masuk ke email dan ponsel milik oknum. Lalu, oknum memindahkan dana nasabah ke rekening bank dengan identitas palsu. Setelah itu, oknum bisa menjual seluruh portofolio, karena pencuri memiliki identitas palsu‎ yang digunakan untuk melancarkan rencananya tersebut.

"Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pembobolan rekening efek nasabah, karena itu perbankan nasional diminta untuk dapat lebih menerapkan prinsip kehatian-hatian dalam mengenal nasabah," kata Muliaman, ketika ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Saat ini pun, OJK sedang memantau bank-bank yang diindikasikan memiliki rekening yang digunakan sebagai penampung kejahatan perbankan. Tak dipungkiri, kejahatan TI di sektor keuangan bermuara di industri perbankan.

Muliaman mengatakan, untuk lebih memberi kenyamanan dan keamanan kepada para nasabah, perbankan perlu mencari solusi dari banyaknya pembobolan dana nasabah menggunakan TI. "Langkah awalnya kami bicara dengan bank yang di mana pelaku memanfaatkan untuk buka rekening pemampungan," tuturnya.

Setelah berbicara dengan bank, lanjut Muliaman, OJK akan meninjau kepatuhan bank. Apakah sudah menjalankan prinsip kehati-hatian dalam mengenal nasabahnya.‎ "Kalau ada peraturan yang dilanggar dari prinsip kehati-hatian‎, maka salah satu akan dapatkan sanksinya," pungkas Muliaman.



(ABD)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

4 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /