Korsel Kutuk Serangan Ranjau Darat Korut

Willy Haryono    •    11 Agustus 2015 11:41 WIB
perang korea
Korsel Kutuk Serangan Ranjau Darat Korut
Tentara Korsel memeriksa lokasi meledaknya ranjau darat di area DMZ, Korsel, Minggu (9/8/2015). (Foto: AFP / South Korean Defence Ministry)

Metrotvnews.com, Seoul: Istana negara Korea Selatan, Blue House, mendesak Korea Utara meminta maaf atas ketegangan militer yang melukai dua tentaranya akibat ranjau darat di area perbatasan. 

Seperti dikutip AFP, Selasa (11/8/2015), juru bicara Presiden Park Geun-Hye, Min Kyung-Wok, mengatakan Korut bertanggung jawab atas provokasi yang merupakan "pelanggaran nyata" dari perjanjian gencatan senjata yang mengakhiri Perang Korea pada 1950-53.

Korsel mengatakan tentara Korut menyelinap melintasi perbatasan dan meletakkan ranjau. Tiga dari beberapa yang diletakkan terinjak penjaga perbatasan Korsel.

Satu tentara mengalami luka parah hingga kedua kakinya harus diamputasi, dan rekan lainnya diamputasi satu kaki.

insiden ini menambah ketegangan antar lintas perbatasan, menjelang peluncuran latihan militer Korsel-Amerika Serikat pekan depan. 

Juru bicara Blue House, Min, mengatakan Korea Utara harus bertanggung jawab sepenuhnya atas kejadian ranjau ini.

"Kami dengan tegas meminta Korut meminta maaf atas provokasi ini dan menghukum oknum yang bertanggung jawab," ucapnya.



(WIL)

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar
Paris Saint-Germain vs Celtic

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar

12 hours Ago

Neymar berhasil menyarangkan sepasang gol ke gawang Celtic  pada menit ke-9 dan menit ke-2…

BERITA LAINNYA
Video /