KPU Tunda Pilkada di 4 Daerah

Putra Ananda    •    11 Agustus 2015 20:00 WIB
pilkada serentak
KPU Tunda Pilkada di 4 Daerah
Husni Kamil Manik. Foto: Susanto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi memutuskan untuk menunda pelaksanaan pilkada di empat daerah. Penundaan ini karena tak ada tambahan bakal calon pasangan yang mendaftar di KPU setempat pada masa tambahan waktu pendaftaran. 

Bakal pasangan tetap hanya satu pasangan. "Empat daerah itu akan segera membuat keputusan sebagaimana PKPU 12 2015, dilakukan penundaan proses pilkadanya sampai tahun 2017," Ucap Ketua KPU Husni Kamil Manik saat memberikan keterangan resmi dalam jumpa pers di kantor KPU pusat, Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Empat daerah yang mengalami penundaan itu adalah Kabupaten Timor Tengah Utara Nusa Tenggara Timur; Kota Mataram Nusa Tenggara Barat; Kabupaten Blitar; dan Kabupaten Tasikmalaya.

Husni melanjutkan selama tiga hari masa perpanjangan pendaftaran sejak 9 Agustus hingga hari ini, tidak ada satupun pasangan calon yang datang dan mendaftar di empat daerah tersebut.

"Tidak ada satupun pasangan calon tambahan yang terdaftar di daerah tersebut," jelasnya.

Husni menuturkan di masa perpanjangan pendaftaran, hanya tiga dari tujuh daerah yang pada akhirnya diikuti oleh lebih dari satu pasang. Kabupaten Pacitan, Jawa Timur; Kota Surabaya, Jawa Timur; dan Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
                  
Pasangan calon asal Pacitan yaitu Bambang Susanto dan Sri Retno Dewanti mendaftar pada hari ke dua dalam masa perpanjangan pendaftaran mendahului pasangan calon tambahan untuk Kota Surabaya Rasiyo dan Dhimam Abror yang baru mendaftar menjelang pendaftaran resmi ditutup. Sedangkan untuk Kabupaten Samarinda pasangan calon yang terdaftar adalah Mudiyat Noor dan Iswandi.

"Hari ke 3, ada penerimaan pendaftaran pada daerah Kota Surabaya dan Samarinda," ungkpanya.

Sementara itu, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menambahkan dengan tambahan tiga pasangan calon baru tersebut hingga kini jumlah pasangan calon resmi yang terdaftar di KPU berjumlah 853 pasangan calon. 

Sebanyak 21 untuk tingkat gubernur/wakil gubernur, 117 calon wali kota/wakil wali kota dan 714 bupati. Pasangan calon akan ditetapkan pada 24 Agustus. Namun khusus tiga daerah yang baru mendapatkan 2 pasangan calon pada masa perpanjangan pendaftaran tahap kedua akan dilakukan pada 30 Agustus.

"Untuk tiga daerah ini tahapan selanjutnya kita menyesuaikan dengan agenda tahapan program yang ada. Pada prinsipnya 9 Desember itu pemungutan suara secara serentak," jelas Ferry.

Konsekuensi dari ketersediaan dua pasangan calon di tiga daerah itu berdampak pada perubahan waktu tahapan kampanye di daerah-daerah tersebut. Tahapan kampanye lebih lambat satu pekan dibanding 262 daerah lainnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga keserentakan jadwal pencoblosan suara yang berlangsung pada 9 Desember.

"Tahapan kampanye yang kita kurangi," ungkapnya.

Ferry menjelaskan, meski saat ini keputusan penundaan oleh KPU sudah bersifat final, keputusan ini bisa saja berubah jika ada peraturan lain di atas PKPU yang mengharuskan KPU mencabut penundaan ini. "Kalau nanti ada hal lain yang memang ada, tapi keputusan kita sekarang adalah ini," ungkapnya.


(KRI)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

3 days Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /