KPU Tasikmalaya: Pilkada Ditunda Hingga 2017

Kristiadi    •    11 Agustus 2015 23:37 WIB
pilkada serentak
KPU Tasikmalaya: Pilkada Ditunda Hingga 2017
Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Deden Nurul Hidayat (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai memonitor aktivitas perpanjangan pendaftaran pilkada serantak di Kantor KPU Tasikmalaya, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (10/8). Foto: Antara/Adeng Bus

Metrotvnews.com, Tasikmalaya: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tasikmalaya secara resmi menutup masa perpanjangan waktu pendaftaran pasangan calon pemilihan kepala daerah Tasikmalaya, yang ditentukan selama tujuh hari.

Karena dalam masa pendaftaran hingga Selasa (11/8/2015) tidak ada parpol mendaftarkan pasangannya, terutama dari Partai Demokrat, PKB dan Gerindra, KPU akhirnya memutuskan menunda pilkada hingga 2017.

"Sekurang-kurangnya tidak ada pasangan calon dimasa akhir pendaftaran di Pilkada serentak 2015 dan Pilkada ditunda pada 2017," ujar Ketua KPU Tasikmalaya, Deden Nurul Hidayat, Selasa (11/8/2015).

Deden mengatakan, KPU sebagai penyelengara pemilihan umum telah berupaya membuka pendaftaran bagi calon cabup dan cawabup selama perpanjangan waktu yang telah diberikan oleh KPU Pusat. Namun, di akhir pendaftaran tidak ada satu pun calon yang mendaftarkan diri ke KPU dan secara resmi untuk pendaftaran ditutup.

"Kegagalan untuk Pilkada serentak yang dilakukan oleh KPU Tasikmalaya bukan merupakan kegagalan dalam Pilkada 2015, akan tetapi kegagalan tersebut dari parpol yang tidak menerjunkan paslon terutama Demokrat, Gerindra dan PKB," katanya.

Deden menambahkan, ditundanya Pilkada serentak jangan sampai publik memberikan penilaian pada 2015 adanya kegagalan di KPU termasuk di Partai Politik.

"Kita sudah berupaya sebagai penyelenggara KPU dan seluruh tahapan terlaksana dengan baik dan di tengah jalan Partai Politik tidak menyampaikan haknya untuk mencalonkan diri di pendaftaran terakhir kecuali adanya carut marut dan itu bisa dikatakan gagal dalam pemilihan," terangnya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jabar, Radhar Tri Baskoro mengungkapkan pendaftaran pilkada di Tasikmalaya memiliki proses cukup panjang dan melelahkan.

"Jadi, kami sepakat tidak membuat SK bagi para calon bupati dan wakil karena pembuatan SK itu bukan keputusan yang mudah dan kami akan berlaga di even nanti di 2017," ungkapnya.

Sementara itu, Bawaslu Jawa Barat Wasikin mengungkapkan ditundanya pilkada serentak di Kabupaten Tasikmalaya merupakan kegagalan parpol yang tidak bisa mengusung pasangan calon.


(UWA)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

3 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /