Kejati Kepri Buru Koruptor Alat Kesehatan Senilai Rp6,7 Miliar

Hendri Kremer    •    12 Agustus 2015 14:05 WIB
kasus korupsi
Kejati Kepri Buru Koruptor Alat Kesehatan Senilai Rp6,7 Miliar
Ilustrasi kasus korupsi, istimewa

Metrotvnews.com, Batam: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) memburu perusahaan yang terseret dalam kasus korupsi pengadaan alat-alat kesehatan senilai Rp6,7 miliar. Sementara itu, Kejati telah menahan Direktur RSUD Kabupaten Karimun, Agung Maryanto, dalam perkara tersebut.

Buronan Kejati yaitu Direktur PT Beringin Bangun Utama yang juga PT Karya Global Sarana, Syamsudin. Pengadaan alat-alat kesehatan itu menggunakan APBD Kepri tahun anggaran 2013-2014.

"Tindakan melarikan diri itu tersangka adalah tindakan konyol. Dia pikir kita tidak bisa mengejarnya. Kami bertekad tidak akan memberikan peluang kepada para koruptor di Kepri, dan hal itu sudah menjadi komitmen kami. Siapa pun yang terlibat akan kita sikat," tegas Aspidsus Kejati Kepri, Yulianto, Rabu (12/8/2015).

Tersangka, katanya, sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ruang gerak tersangka terbatas.

Syamsudin terkait korupsi anggaran proyek pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun menggunakan dana APBN tahun 2104 senilai Rp1,8 miliar dari nilai proyek sebesar Rp6,7 miliar. Dalam kasus itu, Kejati menahan Direktur RSUD Kabupaten Karimun, sekaligus Panitia Pembuat Komitmen (PPK), Drg Agung Maryanto.

Syamsudin dan Agung diduga bersekongkol menggelembungkan harga alat kesehatan. Syamsudin yang memenangkan tender pengadaan alat kesehatan di RSUD Karimun.

Saat mendatangi rumah Syamsudin di Batam, petugas tak menemukan Syamsudin. Padahal, petugas membutuhkan keterangan Syamsudin untuk mengungkap kasus tersebut.


(RRN)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

1 day Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /