Penyidik Layangkan Surat Panggilan untuk Eks Presdir XL

Lukman Diah Sari    •    12 Agustus 2015 14:18 WIB
pembunuhan asisten presdir xl
Penyidik Layangkan Surat Panggilan untuk Eks Presdir XL
Direkrimsus Polda Metro Kombes Mujiyono dan Kabid Humas Polda Metro Kombes M Iqbal----MTVN/Lukman

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya maraton membereskan kasus pembunuhan Hayriantira alias Rian, asisten Presiden Direktur PT XL Axiata. Penyidik sudah melayangkan surat buat memeriksa Hasnul Suhaimi, bekas atasan Rian di perusahaan telekomunikasi itu.

"Atasan korban, Presdir sudah dipanggil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohamad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2015).

Namun, Iqbal belum tahu apakah Hasnul akan hadir atau tidak. Yang pasti, kata Iqbal, ada sejumlah hal yang ingin dikonfirmasi kepada Hasnul.

Direkskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti sempat menjelaskan, pihaknya tengah mengorek keterangan soal dugaan proyek yang hendak digolkan Andy melalui Rian di XL. Sebab, Andy pernah mencoba berbisnis dengan perusahaan tersebut.

"Itu nanti dikonfirmasi pihak XL, ke pihak yang paham tentang proyek itu," jelas Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti.

Seperti diketahui, Rian yang dinyatakan hilang sejak November 2014, sempat menjadi asisten Hasnul selama bekerja di Perusahaan Operator Seluler XL. Keluarga sempat melacak sendiri keberadaan Rian, namun tak membuahkan hasil. Hingga pada April kemarin, keluarga Rian mendatangi kediaman Andy dan menemukan mobil Rian.

Menurut penuturan Andy, mobil Rian adalah hasil piutangnya. Namun keluarga tak percaya. Andy akhirnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Penyidik menemukan adanya pemalsuan dokumen yang dilakukan Andy untuk mengambil mobil Rian.

Karena penasaran dengan keberadaan Rian, keluarga mendesak Andy. Walhasil, Andy mengaku telah membunuh Rian di kamar nomor 5, Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat, pada 30 Oktober 2014 silam.


(TII)