Dituduh Teroris, Keluarga Giyanto Datangi Polresta Surakarta

Pythag Kurniati    •    12 Agustus 2015 20:40 WIB
teroris
Dituduh Teroris, Keluarga Giyanto Datangi Polresta Surakarta
Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) saat mendampingi keluarga terduga teroris di Polresta Surakarta, Rabu (12/8). Foto: MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Usai menangkap Giyanto, terduga teroris, di sekitar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mojo, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa tengah, istri dan anak Giyanto mendatangi Polres Kota Surakarta didampingi beberapa orang dari Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS). Kedatangan mereka ke Polres Kota Surakarta diterima Wakasat Intel, AKP Bowo Haryanto.

Humas LUIS, Endro Sudarsono, mengatakan dirinya mendampingi keluarga untuk meminta kejelasan terkait penangkapan Giyanto.

“Kami mempertanyakan Giyanto ditangkap atas kasus apa dan siapa yang menangkap. Kami juga mempertanyakan mengenai cara penangkapannya yang terkesan tidak manusiawi. Dari saksi mata, usai sholat zuhur, Giyanto ditabrak hingga masuk ke selokan kemudian dipukuli dan ditodong senjata,” tutur Endro, Rabu (12/8/2015).

Endro juga mengatakan, istri Giyanto sempat menangis karena terkejut. Tetangga Giyanto, Hamzah, mengatakan sehari-hari Giyanto berprofesi sebagai penjual bakso. Giyanto, menurut Hamzah, dikenal sebagai pribadi yang terbuka.

Sore tadi Densus 88 Polri bersama petugas Polres Kota Surakarta menangkap dua terduga teroris, Yus Karman dan Giyanto.


(UWA)