Yang Hilang dari Kabinet Kerja

Mufti Sholih    •    13 Agustus 2015 08:19 WIB
kabinet kerja
Yang Hilang dari Kabinet Kerja
Presiden Joko Widodo----MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo sudah melantik enam pejabat baru untuk mengisi pos yang jabatan menteri dan setingkat menteri di Kabinet Kerja. Pelantikan tersebut menandakan reshuflle yang ditunggu sudah dilakukan.

Reshuflle ini adalah yang pertama selama 10 bulan pemerintahan Jokowi-JK berjalan. Namun dalam reshuflle kali ini, ada sejumlah tradisi yang hilang. Metrotvnews.com,  mencatat tiga tradisi Jokowi-JK tak nampak dalam penentuan pengisi kabinet kali ini.

1. Penelusuran Rekam Jejak


Jokowi dan KPK (MI.Panca Syurkani)

Jokowi sempat memulai tradisi membentuk kabinet dengan semangat kabinet bersih. Hal itu dia lakukan dengan melibatkan sejumlah lembaga penegak hukum, tak terkecuali KPK, buat menelusuri rekam jejak calon menteri yang akan ditunjuknya.

Namun, hal ini nampak tak terlihat dalam reshuffle. Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji, mengakui lembaganya tak diminta Jokowi buat menelusuri rekam jejak menteri baru tersebut. Padahal di masa awal pembentukan kabinet, Jokowi meminta KPK mengeluarkan list merah dan kuning terkait rekam jejak calon menteri.

2. Kemeja Putih


Menteri Kabinet Kerja mengenakan kemeja putih (MI.Panca Syurkani)

Kemeja putih punya arti tersendiri untuk Kabinet Kerja. Di awal pengumuman menteri, Jokowi mengharuskan calon menterinya menggunakan kemeja putih. Kemeja putih ini juga kerap dikenakan Presiden dan jajaran kabinetnya saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah.

Saat pengumuman reshuffle, tak nampak kemeja putih polos dikenakan calon menteri. Sebab, mereka langsung mengenakan setelan jas.

3. Batik


Pelantikan menteri dengan mengenakan batik (MI.Panca Syurkani)

Seperti banyak diketahui, Jokowi kerap mengenakan kemeja batik untuk kegiatan-kegiatan resmi. Batik pun untuk pertama kali dijadikan pakaian resmi dalam pelantikan menteri di era Jokowi.

Namun, tradisi mengenakan batik hilang dalam pelantikan Darmin dan lima pejabat lain. Kini, pelantikan berganti jas. Hal itu nampak jelas saat Darmin dan lima pejabat lain berjajar saat hendak dilantik.

 


(TII)

Video /