Harga Daging Sapi Naik, Mentan: Harusnya Konsumen yang Demo

Gervin Nathaniel Purba    •    13 Agustus 2015 10:08 WIB
daging sapikementan ads
Harga Daging Sapi Naik, Mentan: Harusnya Konsumen yang Demo
Ilustrasi pedagang daging sapi di pasar Pengalengan, Bandung. FOTO: MTVN/Latief Rochyana

Metrotvnews.com, Berau: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan keputusan mengimpor sapi merupakan kewenangan pihak Kementerian Pertanian (Kementan).

"Janganlah pedagang yang minta impor. Pemerintah yang atur. Pasokannya kurang saya langsung tanya ke feedloter hari Minggu. Hitungan kita empat bulan, dia hitung tiga bulan, tidak apa-apa. Nah terus kenapa dikasih naik?" ujar Mentan Amran Sulaiman ketika ditemui di Bandara Kalimarau, Kalimantan Timur, Kamis (13/8/2015).

Menurut data dari Kementan, stok sapi pada bulan lalu tercatat sebanyak 221 ribu ekor sapi bakalan. Menurut Amran stok tersebut cukup untuk lima bulan ke depan.

"Bulan lalu ada 221 ribu ekor sapi bakalan di feedloter. Jadi itu bisa untuk lima bulan. Nah itu satu bulan lalu 40 ribu. Masih ada Empat bulan kan," ungkap Amran.

Amran pun mengaku heran dengan kenaikan harga daging sapi ini, karena seharusnya konsumenlah yang berdemo dan bukan pedagang sapi.

"Harusnya konsumen yang demo. Kenapa pedagang? Katanya harga tinggi, harusnya untung. Katanya enggak ada pembeli. Ya masa musti dipaksa? Memang tidak makan kalau enggak makan daging di Jakarta?" tegas Mentan.

Oleh karena itu, dia menegaskan keputusan impor ada di pihak Kementan sesuai kebutuhan dalam negeri. Jika harus ada impor, nantinya akan melalui Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Kata kuncinya untuk Mentan, keluarkan rekomendasi sesuai kebutuhan dalam negeri. Bukan sesuai permintaan dan keinginan. Kalau dibutuhkan impor nanti melalui Bulog. Bulog menjadi stabilisator," katanya.


(AHL)

Video /