Pengelola Penggemukan Sapi akan Dipidana, Jika...

Meilikhah    •    13 Agustus 2015 18:28 WIB
daging sapi
Pengelola Penggemukan Sapi akan Dipidana, Jika...
Ilustrasi peternakan sapi. MI/Barry Fatahillah

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Eddy Simanjuntak siap membawa dua pengelola penggemukan sapi (feedlot) ke ranah pidana jika ditemukan ada penyalahgunaan kuota sapi. "Kalau ada kuota melebihi, itu pidana. Kita proses," kata Victor di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2015).

Dikatakan Victor, kuota pasokan daging sapi PT BPS dan PT TUM yang semalam digerebek sudah diatur Kementerian Pertanian dan Peternakan. Jumlah kuota disesuaikan dengan laporan yang masuk ke lembaga pemerintah untuk mengetahui apakah ada kelebihan kuota yang dilakukan dua perusahaan tersebut.

"Kita crosscheck di mana masalahnya ini. Kemarin, kita diskusi dengan Deptan (Kementan) dan KPPU," jelas Victor.

Untuk menentukan apakah dua feedlot itu melakukan tindak pidana, pihaknya terus melakukan pengembangan. Termasuk apakah kasus ini dicampuri oleh kartel-kartel daging yang bisa merugikan negara. Hingga kini, penyidik belum menemukan siapa yang bertanggung jawab atas penghentian produksi daging sapi sejak sebelum Idul Fitri itu.

"Kalau masalah keterlibatan kan harus kita lihat fakta. Faktanya gimana sih, ini yang sedang kita cari fakta itu," pungkasnya.

Rabu (12/8/2015) malam, polisi menemukan 21.933 sapi dalam penggeledahan dua lokasi peternakan di daerah Tangerang, Banten. Dari jumlah tersebut, 4.000 ekor di antaranya siap potong dan cukup untuk memenuhi kuota.


(SAN)


Bungkam Malaysia, Vietnam Juara Piala AFF 2018
Leg II FInal PIala AFF 2018

Bungkam Malaysia, Vietnam Juara Piala AFF 2018

27 minutes Ago

Gelar itu diraih usai membungkan Malaysia 1-0 pada leg kedua babak final di My Dinh National St…

BERITA LAINNYA
Video /