Gara-Gara Batu Bara, Harga Saham BUMI Cuma Rp50

Dian Ihsan Siregar    •    13 Agustus 2015 19:31 WIB
bumi resources mineral
Gara-Gara Batu Bara, Harga Saham BUMI Cuma Rp50
Ilustrasi tambang batu bara. FOTO ANTARA/Kasriadi

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen‎ PT Bumi Resources Tbk (BUMI) angkat bicara mengenai harga sahamnya yang masih berkutat di level Rp50 per saham. Padahal, saham BUMI sempat berjaya dan menyentuh level 
Rp8.700 per saham.

"Kami berada di Rp50 per saham. Saya katakan pernah Rp8.700 per saham di 2008. Kenapa bisa tinggi? Saat itu lagi optimistis harga batu bara, dan batu bara kesayangan investor. Saat ini batu bara lemah," kata Director 
dan Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava ketika ditemui usai RUPST BUMI di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Komoditas batu bara yang lemah, tekan dia, memberikan dampak yang besar bagi kinerja bisnis perseroan. Akibatnya, harga saham ‎perseroan menyentuh level terendah saat ini yang mencapai Rp50 per saham.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang melambat juga memberikan dampak besar bagi perseroan, karena permintaan pasar batu bara jadi lemah. Tidak hanya itu, nilai rupiah yang terpuruk juga memberikan dampak bagi kinerja perseroan.

"Harga batu bara juga rendah saat ini, bila dibanding 2008 cukup besar. Makanya kita terkena imbas banyak dengan harga batu bara yang menurun. Ditambah dari sentimen lain, seperti rupiah, dan Tiongkok yang melambat," jelas dia.

‎Perseroan bisa lebih optimistis kembali memproduksi 100 juta ton, lanjut dia, ketika pasar batu bara lagi baik, dan harga jual batu bara yang tidak seperti saat ini. Agar kinerja perseroan bisa lebih menanjak, dari posisi yang ada saat ini.

"Tapi kita tidak tahu kapan itu terjadi pasar batu bara dan harga batu bara kembali membaik lagi," tutup Dileep.



(SAW)

Video /