Pengawas Senjata Segera Selidiki Senjata Kimia ISIS

Fajar Nugraha    •    15 Agustus 2015 10:51 WIB
isis
Pengawas Senjata Segera Selidiki Senjata Kimia ISIS
ISIS diduga menggunakan senjata kimia (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Baghdad: Organisasi Pengawas Senjata Kimia (OPCW) mengatakan siap untuk melakukan penyelidikan dugaan penggunaan senjata kimia oleh kelompok militan Islamic State (ISIS).

Kelompok internasional yang menyelidiki insiden senjata kimia mengatakan kelompok itu telah siap untuk menyelidiki klaim bahwa ISIS menggunakan gas beracun kuning terhadap pasukan Kurdi di Irak.

Seorang juru bicara Organisasi Larangan Senjata Kimia, OPCW mengatakan, akan bertindak setelah Irak,-yang juga menjadi anggotanya- meminta pertolongan.

Kelompok ISIS telah dituduh menggunakan senjata kimia di waktu lalu, tetapi insiden terbaru kabarnya terjadi pekan ini. Para pejabat pertahanan Jerman mengatakan kira-kira 60 milisi Peshmerga Kurdi terimbas gas kuning –bahan kimia yang dilarang oleh dunia internasional– dalam pertempuran dengan militan ISIS Rabu.

"Kami belum menerima informasi dari negara anggotanya tentang insiden gas kuning itu. Tetapi kami sangat bersedia menyelidiki klaim berdasar yang diberikan kepada kami,” Juru bicara OPCW , Malik Ellahi seperti dikutip VOA Indonesia, Sabtu (15/8/2015).

Ellahi mengatakan, kepada VOA bahwa OPCW berharap mendengar kabar dari pemerintah Irak mengenai insiden penggunaan gas yang dituduhkan itu. "Berdasarkan laporan media berita Irak seharusnya berminat menindak lanjutinya," lanjut Ellahi.

Baik Jerman, maupun Amerika Serikat (AS) belum memberi indikasi penggunaan senjata kimia di Irak kepada OPCW. Milisi Peshmerga adalah unsur penting serangan militer yang dipimpin AS untuk menghalau ekstrimis ISIS dari Irak dan Suriah.

AS mengatakan, mereka sedang mengusahakan informasi lebih jauh mengenai pertempuran yang dilaporkan antara pasukan Kurdi dan milisi ISIS. Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Alstair Baskey mengatakan bahwa Washington memperlakukan "semua tuduhan penggunaan senjata kimia sangat serius."

Harian Wall Street Journal mengutip para pejabat AS yang tidak disebut namanya yang mengatakan pemerintah sudah mempunyai informasi yang layak dipercaya mengenai lasykar ISIS menggunakan gas kuning, yang kemungkinan diperoleh militan itu di Suriah.
 


(FJR)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

15 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /