Jokowi Harus Lebih Kreatif Tetapkan Anggaran Negara

Ilham wibowo    •    15 Agustus 2015 12:11 WIB
nota keuangan
Jokowi Harus Lebih Kreatif Tetapkan Anggaran Negara
Presiden Jokowi -- FOTO: MI/Amiruddin Abdullah

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih kreatif dari pemerintahan sebelumnya dalam menetapkan pendapatan negara. Sebab, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp1.848,1 triliun dengan pendapatan dari sektor perpajakan sebesar Rp1.565,8 triliun.

"Banyak perusahaan dalam negeri yang akhirnya tutup. Pola pikir tidak bisa digunakan seperti pola pemerintahan SBY akhir 2014, harus ada upaya-upaya kreatif dalam mengejar pendapatan baru," tutur Haryadi, dalam diskusi dengan topik Catatan RAPBN 2016, di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (15/8/2015).

Kebijakan fiskal seharusnya lebih berat untuk fungsi budgeter. Haryadi mengatakan hal ini berbeda dengan apa yang dilakukan Amerika Serikat (AS).

"Seperti krisis AS di 2008, stimulan tetap jalan. AS itu utangnya lebih besar dari kita. Jangan timbulkan kontra produktif," paparnya.

Lebih lanjut, Haryadi mengatakan pihaknya tidak terlalu mengkhawatirkan target pertumbuhan ekonomi yang dipatok sebesar 5,5 persen dalam RAPBN 2016. Pengusaha justru menanyakan target penerimaan negara yang tinggi, seperti halnya penerimaan pajak.

"Kalau melihat angka pertumbuhan ekomomi 5,5 persen, pandangan kami moderat, dapat dicapai. Tapi kalau penerimaan, misalnya pajak, itu tanda tanya besar," tuturnya.


(AHL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /