Diadang Pesepeda, HDCI Akui Kesalahan

Ahmad Mustaqim    •    16 Agustus 2015 17:09 WIB
lalu lintas
Diadang Pesepeda, HDCI Akui Kesalahan
Ketua HDCI Yogyakarta, Gatot Kurniawan (kiri) dan ketua panitia acara, Muhammad Lutfi (tengah), saat memberikan klarifikasi kejadian yang membuat ketidaknyamanan warga Yogyakarta. Foto: MTVN/Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pengurus Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) mengakui ada tindakan yang salah dalam pelaksanaan even Indonesian Bike Week 2015 oleh para pengendara motor gede (moge). Kesalahan itu yakni adanya pengendara moge yang tak mematuhi rambu lalu lintas.

"Kami minta maaf apabila menjadi penyebab ketidaknyamanan. Terimakasih sudah mengingatkan kita sebagai biker. Kita tidak akan melakukan pembenaran," kata Ketua HDCI Yogyakarta, Gatot Kurniawan, saat memberikan klarifikasi, di Jogja City Mall, Yogyakarta, Minggu (16/8/2015).

Sabtu, 15 Agustus, rombongan pengendara moge diadang beberapa pengendara sepeda di simpang empat ringroad utara Condongcatur, Sleman. Salah satu pengendara sepeda itu adalan Elanto Wijoyono, warga Condongcatur, Sleman.

Gatot mengatakan, secara prinsip sebagai pengendara moge juga memiliki aturan. Termasuk harus mematuhi rambu lalu lintas. Ia juga mengaku telah dihubungi pengurus HDCI pusat atas berkembangnya insiden tersebut.

Sebagaimana pengendara kendaraan lain, kata dia, ketika terdapat lampu merah harus berhenti. Namun, kenyataan di lapangan tidak memungkinkan dan tek seperti yang ia harapkan. Akhirnya, lanjutnya, pihak kepolisian memberlakukan buka-tutup jalan.

"Evaluasi kami, dampak ketidaknyamanannya berapa besar. Kami dan HDCI Yogyakarta tak pernah seperti itu (melanggar lalu lintas). Yang melanggar bukan resmi anggota kami," kata dia.

Gatot juga menyatakan, dalam konvoi yang merupakan kloter kedua itu diikuti oleh seribuan pengendara moge. Namun, ia mengklaim para pengendara moge tersebut tak semuanya tercatat menjadi anggota resmi HDCI. Ia memperkirakan hanya 50 persen yang tercatat.

Di sisi lain, ternyata, perilaku tidak pantas pengendara moge di waktu itu tak cukup sekali. Kejadian berikutnya terjadi di simpang empat Gedongkuning, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu malam. Seorang pengendara mobil dijatuhi motor Harley Davidson dari sisi samping kanan saat berhenti di lampu merah.

"Ada lampu merah lalu berhenti. Saya berada di barisan kedua. Tahu-tahu ada pengendara Harley Davidson yang jatuh ke arah mobil saya. Rusak di bagian pintu mobil saya," ujar Bambang salah seorang korban yang merupakan warga Yogyakarta.

Pascakejadian, Bambang sempat menanyakan bagaimana pertanggungjawaban dari pemilik Harley bernopol B 6000 RAK. Namun, Bambang hanya diminta lapor di kepolisian serta bertemu di pos polisi terdekat.

Ia berharap para pengendara moge tak berlaku ugal-ugalan di jalan raya. Sebab, sudah ada beberapa kejadian yang justru merugikan pihak lain.

Ketua panitia acara, Muhammad Lutfi, mengatakan akan bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa Bambang. Sementara itu, pihak HDCI akan memberikan sanksi kepada para peserta yang memang telah mengakibatkan ketidaknyamanan bagi orang lain.

"Selama ini, paling mudah memberikan sanksi, kaitannya sanksi sosial. Biasanya yang bersangkutan akan dikucilkan. Punya Harley tapi gak punya teman, itu menyakitkan," ujarnya.


(UWA)

Real Madrid Memboyong 20 Pemain saat Menyambangi APOEL
Jelang APOEL vs Real Madrid

Real Madrid Memboyong 20 Pemain saat Menyambangi APOEL

1 hour Ago

Real Madrid akan berhadapan dengan APOEL pada penyisihan Grup H Liga Champions 2017 -- 2018, 22…

BERITA LAINNYA
Video /