Membaca Keluh Kesah Pelajar di Mading Sekolah Siber

Sobih AW Adnan    •    17 Agustus 2015 13:08 WIB
pendidikansekolah
Membaca Keluh Kesah Pelajar di Mading Sekolah Siber
Dea Sheila Hilalia, ketua panitia mading sekolah siber. Foto: MTVN/Sobih

Metrotvnews.com, Cirebon: Peringatan ulang tahun ke-70 kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan berbeda sebagaian masyarakat. Salah satunya oleh MadingSekolah[dot]net, sebuah komunitas sekaligus portal internet yang didirikan sebagai tempat bertenggernya karya-karya tulis pelajar.

Mereka mengadakan lomba menulis surat “Kepada: Indonesiaku”. Dari rentang waktu masa lomba yang digelar selama 17 hari itu, ratusan surat yang ditulis oleh pelajar SMP/SMA/sederajat dari penjuru Indonesia menghampiri redaksi.

“Coba bayangkan, jika satu orang saja menyunggingkan senyum untuk temannya. Lalu temannya memberikan senyumnya untuk teman yang lain. Begitu seterusnya, sambung-menyambung. Maka di Indonesia saya bisa pastikan, rasa permusuhan akan berkurang, atau malahan, tidak ada lagi,” tulis salah satu peserta yang merupakan siswi di sebuah SMP  Negeri di Kebumen, Jawa Tengah, Aini Hasibah Ningtyas.
 
Siswa SMA asal Gresik, Jawa Timur, Erald David dalam suratnya mengeluhkan kekurangminatan generasi muda dalam mengembangkan bidang pertanian.
 
“Para pemuda kita banyak yang lebih suka bermimpi menjadi dokter ataupun insinyur, daripada menjadi petani,” keluh Erald dalam penggalan suratnya.
 
Ketua panitia lomba, Dea Sheila Hilalia, mengatakan melalui lomba menulis surat ini para peserta bisa bebas mengeluarkan segenap pandangan, gagasan, kritik, serta harapannya kepada bangsa dan negara.
Terkait sasaran surat, lanjut Dea, peserta bebas menentukan. Bisa ditujukan ke presiden, gubernur/bupati/walikota setempat, sesama pelajar, atau siapa pun yang dianggap memiliki keterkaitan yang erat dengan masa depan bangsa Indonesia.
 
“Dari ratusan surat yang masuk hingga hari ini, kebanyakan surat ditujukan untuk Presiden Joko Widodo, Menteri Pendidikan, atau kepada teman seusianya soal keluhan penerapan kurikulum dalam sistem kependidikan kita,” terang Dea saat ditemui Metrotvnews.com di kantor redaksi MadingSekolah[dot]net, di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (16/8/2015).
 
Meskipun ramai diikuti oleh ratusan peserta, Dea mengaku pihaknya hanya menyediakan hadiah berupa alat-alat penunjang belajar dan pengembangan bakat, seperti flashdisk, modem, paket buku, dan sertifikat penghargaan.
 
“Rencananya 25 naskah terbaik juga akan kami bukukan, mudah-mudahan bisa terlaksana, mungkin karena untuk sementara hanya di sini mereka bebas mengeluarkan unek-unek dalam bentuk tulisan. Jadi, kita sama-sama gembira menyambut HUT kemerdekaan,” pungkas Dea.
 
MadingSekolah[dot]net dikenal dunia siber khususnya pelajar sebagai sebuah komunitas sosial yang kerap menggelar lomba menulis surat. Dari data komunitas tercatat, untuk lomba menulis surat HUT Kemerdekaan 2013 diikuti 317 peserta.

Pada 2014 diikuti 302 peserta, sementara lomba menulis surat untuk calon presiden yang dihelat pada pertengahan 2014 berhasil mengumpulkan sebanyak 414 surat dari pelajar tingkat SMA/sederajat di 34 provinsi di Indonesia.


(UWA)

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente
Tottenham Hotspur 2017--2018

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente

1 hour Ago

Babak 16-besar Liga Champions 2017 -- 2018 akan terasa istimewa bagi striker Tottenham Hotspur …

BERITA LAINNYA
Video /