Mentan Cukup Puas Dengan Produksi Petani

Antara    •    17 Agustus 2015 14:21 WIB
kementan ads
Mentan Cukup Puas Dengan Produksi Petani
Mentan ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyatakan turunnya harga sejumlah komoditas pertanian saat ini menunjukkan hasil produksi petani dalam kondisi yang mencukupi.

"Kita apresiasi petani yang mampu melakukan produksi yang cukup," kata Mentan, ketika meninjau pasar murah cabai dan tomat yang digelar di Kementerian Pertanian, di Jakarta, Senin (17/8/2015).

Amran menyatakan, sebelumnya harga cabai mencapai Rp50.000 per kilogram (kg) di pasar dan saat ini menjadi Rp20.000 per kg. Bahkan, bawang merah dari Rp40.000 per kg menjadi Rp4.000 per kg.

Dalam rangkat menyambut HUT ke-70 Indonesia, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar pasar tani murah dengan menjual dua  komoditas sayuran yakni tomat dan cabai rawit.

Pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kementerian Pertanian itu cabai rawit dijual seharga Rp 20.000 per kg sedangkan tomat Rp5.000 per kg.

Staf Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian, Asri menyatakan, Kementan mendatangkan delapan ton tomat dari Garut dan Cianjur.

"Ini membantu petani, kan harganya lagi anjlok dan tomat tidak tahan lama. Kami kerja sama dengan Bulog," katanya.

Dalam pasar murah tersebut ratusan PNS Kementan usai upacara HUT Ke-70 RI, langsung menyerbu dua truk bermuatan delapan ton tomat dan satu truk Bulog yang mengangkut dua ton cabai rawit.

Pasar tani murah tersebut tidak hanya untuk PNS Kementan, namun terbuka bagi masyarakat sekitar yang ingin memborong tomat dan cabai rawit dengan harga terjangkau.


(SAW)


Prediksi Ropan: Muenchen Pesta Gol, Barca Berpotensi Tertahan di Markas Chelsea
Leg 1 Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

Prediksi Ropan: Muenchen Pesta Gol, Barca Berpotensi Tertahan di Markas Chelsea

2 hours Ago

Barcelona diprediksi bisa melewati rintangan Chelsea dan Muenchen berpesta gol melawan Besiktas…

BERITA LAINNYA
Video /