Kotak Hitam tak Utuh, Basarnas: Kita Fokus Cari FDR Trigana Air

M Rodhi Aulia    •    19 Agustus 2015 17:44 WIB
trigana air jatuh di papua
Kotak Hitam tak Utuh, Basarnas: Kita Fokus Cari FDR Trigana Air
Kepala Basarnas Marsdya FHB Soelistyo,--Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Bambang Soelistyo sudah menyerahkan secara resmi black box (kotak hitam) kepada Kepala KNKT Tatang Kurniadi siang tadi waktu Oksibil, Papua. Kotak hitam itu hanya berisi perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR). Sementara perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) belum ditemukan.

"Kita masih butuh waktu untuk fokus mencari FDR," kata Deputi Bidang Operasi SAR Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru dalam jumpa pers di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Untuk pencarian itu, pihaknya kembali menerjunkan tenaga baru sebanyak sepuluh orang dari Basarnas Special Group (BSG). Mereka bersama sejumlah tim SAR gabungan masih di lokasi kejadian di kawasan Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Saat berita ini ditulis, operasi pencarian FDR di hutan perawan dihentikan. Waktu setempat sudah malam dan berkabut. Meski demikian, operasi pengangkutan semua korban terus berlangsung.

"Sebanyak empat jenazah sudah di Jayapura. 27 jenazah sudah di Rumah Sakit Oksibil dan sisanya 23 jenazah masih dalam perjalanan dari crash site atau lokasi kejadian menuju Oksibil," terang Heronimus.

Tim gabungan menemukan black box pesawat Trigana Air di pegunungan Oksibil, Papua,--Foto: AFP/Dok

Evakuasi tersebut dilakukan melalui jalur darat. Satu kantong jenazah rata-rata dibawa oleh delapan hingga sepuluh orang dengan berjalan kaki. Pasalnya medan cukup ekstrim dan terjal. Jarak dari lokasi kejadian menuju Oksibil sepanjang 14 kilometer atau memakan waktu tempuh selama empat hingga lima jam.

Kemudian, kata Heronimus, dari Oksibil menuju Jayapura juga harus berjalan kaki. Sebenarnya rute ini sudah ada jalan yang bisa dilewati kendaraan. Sayangnya, kendaraan di sana cukup terbatas dan jalannya belum diaspal.

"Perintah Kepala Basarnas malam ini selesai dan paling lambat besok pagi," ujar Heronimus.

Empat jenazah yang sudah tiba di Jayapura sudah diserahkan kepada RS Polri untuk keperluan identifikasi. Empat jenazah pertama dibawa Pesawat ATR Trigana Air bersama rombongan Kabasarnas.


(MBM)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

1 day Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /