Dilaporkan ke KPK, Ahok: Mending Laporin ke Tuhan

LB Ciputri Hutabarat    •    20 Agustus 2015 18:10 WIB
ahok-dprd
Dilaporkan ke KPK, Ahok: Mending Laporin ke Tuhan
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MTVN/LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahja Purnama menanggapi santai soal dirinya yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus jual beli lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.
 
"Dilaporkan ke KPK mah sudah sering. LSM yang laporin juga gak tau LSM yang mana," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2015).
 
Mantan Bupati Bangka Belitung itu tak terlalu serius menanggapi laporan itu. Dia mengaku tak ambil pusing. "Enggak masalah kok. Kenapa mesti pusing-pusing?" katanya.
 
Bahkan, saking tak seriusnya, Ahok berseloroh menawarkan aktivis LSM Budgeting Metropolitan Watch, Amir Hamzah, sebagai pelapor mengadukan dirinya kepada sang pencipta. "Lapor Tuhan saja lebih cepat. Langsung doa saja gitu loh," ujarnya.
 
Amir Hamzah mendatangi Gedung KPK, Kamis (20/8/2015) sore ini. Amir mengklaim telah mengumpulkan sejumlah bukti pelanggaran Ahok. Dia curiga Ahok bermain harga terkait penentuan harga tanah Sumber Waras sebesar Rp755 miliar.
 
Amir menilai, selain harga yang tak wajar, penentuan tanah yang dibeli juga janggal. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pertanahan yang tidak melalui sosialiasi dan hanya memakan waktu tiga bulan.
 
"Gubernur DKI Jakarta melanggar banyak peraturan dan perundangan. Tapi DPRD lemah dan banyak alasan dari Gubernur. Jadi saya pikir Sumber Waras harus ditindaklanjuti," kata Amir.
 
Seperti diketahui, BPK menyoroti adanya kejanggalan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah DKI 2014 terkait pembelian lahan RS Sumber Waras.
 
Ahok tidak terima hasil audit BPK yang menilik ketidakwajaran atas pembelian tanah seluas tiga hektare di kompleks Rumah Sakit Sumber Waras dengan harga senilai Rp191 miliar itu.


(FZN)


Video /