Besok, Presiden Bagikan Ribuan Kartu Sakti di Pontianak

Antara    •    21 Agustus 2015 12:52 WIB
kartu sakti jokowi
Besok, Presiden Bagikan Ribuan Kartu Sakti di Pontianak
Presiden Joko Widodo saat membagikan kartu sakti pada sebuah kesempatan. (MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Pontianak: Presiden Joko Widodo dijadwalkan membagi tiga kartu sakti pada masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat yang dirangkai dalam kegiatan Karnaval Khatulistiwa 2015. Kegiatan itu dipusatkan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

"Selain membuka Karnaval Khatulistiwa pada Sabtu 22 Agustus 2015, Presiden Jokowi dijadwalkan akan menyerahkan langsung tiga kartu sakti kepada hampir delapan ribu penerima," kata Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya di Pontianak, Jumat (21/8/2015).

Christiandy mengatakan, jumlah penerima tiga kartu sakti di kota Pontianak sekitar 7.813 orang. Dengan perincian 1.104 penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), 1714 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 4995 penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kunjungan Presiden Jokowi itu juga menjadi rangkaian puncak peringatan HUT RI Ke 70 di Pontianak.

"Berdasarkan rapat persiapan terakhir, banyak usulan sebagai lokasi penyerahan tiga kartu sakti oleh presiden. Di antaranya, Pontianak Convention Center (PCC) yang merupakan lokasi Kalbar Expo yang dimulai pada 20 hingga
23 Agustus dan Sekolah Terpadu di kecamatan Pontianak Timur," ujar Christiandy.

Jokowi beserta rombongan dari Jakarta dijadwalkan tiba di Kota Pontianak pada sore nanti. Kemungkinan besar presiden akan berada di Kota Pontianak selama dua malam. Jika tidak ada halangan, setelah membuka karnaval air, presiden menghadiri panggung hiburan pada pukul 19.00 WIB. "Kemudian pada hari Minggu nanti, dijadwalkan Pak Presiden akan meresmikan Bandara Supadio Pontianak," kata Christiandy.


(SAN)

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi
Klausul Pembelian Messi

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi

2 hours Ago

Messi memiliki klausul 300 juta Euro atau jika dirupiahkan menjadi Rp4,7 triliun.…

BERITA LAINNYA
Video /