Sepenggal Kisah Kampung Pulo di Tahun 70-an

Ilham wibowo    •    21 Agustus 2015 17:12 WIB
penggusuran kampung pulo
Sepenggal Kisah Kampung Pulo di Tahun 70-an
Warga Kampung Pulo--Metrotvnews.com/Toyib

Metrotvnews.com, Jakarta: Rambut pria ini sudah tak hitam lagi, keriput juga telah memenuhi wajahnya. Namun ingatannya masih sangat jelas soal tanah kelahirannya.

Kampung Pulo, salah satu daerah di Jakarta Timur yang digusur Pemerintah DKI Jakarta. Toyib, 73, begitu ia kerap disapa menceritakan soal Kampung Pulo di tahun 70-an.

"Saya di Kampung Pulo sejak 1955. Rumah ada di paling belakang, dekat dengan sungai Ciliwung. Enggak kayak sekarang, dulu kalau kita pengen ikan tinggal ambil saja di kali," tutur Toyib saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Jumat (21/8/2015).

Toyib menuturkan warga Kampung Pulo tak perlu sulit menemukan ikan dan udang di kali. Berbekal nampan, ikan dan udang siap untuk dimasak. "Mau udang, pergi ke depan rumah tinggal comot, sebesar jari telunjuklah ada, sama ikan mas kecil-kecil," tuturnya.

Warga yang kini menempati Rusun Jatinegara lantai tujuh ini mengatakan bahwa warga akan senang saat hujan datang. Sebab saat itu bukan banjir yang datang, namun ikan. "Warga Kampung Pulo memanfaatkan Kali Ciliwung buat minum, makan, cuci pakaian, mandi, semuanya ya di kali. Makanya warga Kampung Pulo kalau air sungai meluap girang soalnya banyak ikan yang ngambang di kali," tutur Kakek lima orang cucu ini.

Ketika ditanya asal muasal nama kampung, Toyib pun bercerita mengapa kini disebut sebagai Kampung Pulo. Hal ini terjadi karena kontur sungai ciliwung yang berkelok. Daratan seolah-olah seperti pulau karena hampir terkepung oleh aliran sungai Ciliwung.

"Dulunya karena aliran kali hampir melingkar. Kiri kanan kali, jadi disebutnya Kampung Pulo. Orang yang masuk kagak bisa keluar, bingung di sana kali, sini kali," jelasnya.

Tak hanya itu, Toyib pun bercerita kawasan Kampung Pulo dulu memiliki sejumlah fasilitas sosial. Sebelum akhirnya habis oleh hunian dari warga pendatang kini. "Dulu ada lapangan badminton, banyak tempat main anak kecil, sekarang jadi rumah semua," ucapnya.

Kini Kampung Pulo hanya menjadi kenangan bagi Toyib. Hunian yang ia tempati sejak puluhan tahun harus relakan diratakan tanah untuk normalisasi Kali Ciliwung yang kerap menyebabkan potensi banjir bagi wilayah DKI Jakarta.


(YDH)

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco
Bursa Transfer Pemain

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco

4 hours Ago

Manchester United tampaknya mulai menyerah mengejar winger Inter Milan Ivan Perisic. Teranyar, …

BERITA LAINNYA
Video /