Pelaku UMKM Mulai Terhantam Perlambatan Ekonomi & Pelemahan Rupiah

Dian Ihsan Siregar    •    23 Agustus 2015 12:59 WIB
umkm
Pelaku UMKM Mulai Terhantam Perlambatan Ekonomi & Pelemahan Rupiah
Ilustrasi pelaku UMKM tekstil di Majalengka. FOTO ANTARA/Rezza Estily

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertumbuhan ekonomi yang melambat dan melemahnya laju rupiah terhadap mata dolar AS, memberikan dampak besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal ini disampaikan oleh ‎Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati ketika ditemui dalam acara diskusi Senator ‎Kita di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (23/8/2015).

"Kondisi ini menghantam UMKM‎, dengan melambatnya UMKM, maka banyak sektor yang tidak berjalan seperti sektor pertambangan yang tumbuh negatif, industri manufaktur, padat modal apalagi industri padat karya," kata dia.

S‎ektor UMKM yang terpuruk saat ini,‎ menurut Enny, karena daya beli masyarakat yang ikut menurun. Hal itu membuat feedback produksi UMKM tidak berhasil, sehingga mematikan mereka.

"Produk tekstil sudah tidak keluar ‎sejak 2014. Tapi sayang tidak ada kebijakan konkrit dari pemerintah, agar produk itu bisa terjual," ungkap dia.

Adanya kejadian itu, dia mengharapkan, pemerintah bisa memahami situasi dan kondisi pelaku usaha, seperti mengeluarkan kebijakan yang tepat. Penurunan daya beli pun, sambung Enny, karena kebijakan pemerintah dan bukan karena adanya perlambatan ekonomi global.‎

"Daya beli masyarakat turun, kebijakan kita sendiri soal pricing, harga BBM naik secara sporadis, tanpa kalkulasi matang dampaknya daya beli masyarakat kita pun turun," tutup dia.

 


(SAW)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /