Kisah Eko Merindukan Orang Tuanya

Deny Irwanto    •    23 Agustus 2015 13:19 WIB
penggusuran kampung pulo
Kisah Eko Merindukan Orang Tuanya
Korban salah tangkap Eko Prasetyo sedang istirahat di kamar ICU Rumah Sakit ST. Corelius, Salemba, Jakarta, Jumat (21/8/2015).--Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Eko Prasetyo, 22, saat ini mendapatkan perawatan di ruang Intensif Care Unit (ICU) sejak Jumat, 21 Agustus dini hari. Eko dirawat lantaran diduga menjadi korban salah tangkap dan pemukulan oknum Satpol PP saat terjadi penggusuran di Kampung Pulo, Jakarta Timur.

Sejak mendapat perawatan di Rumah Sakit St. Carolus, Salemba, Jakarta Pusat. Eko telah menjalani operasi pada bagian kepala akibat pembuluh darah pecah serta rahang patah.

Selama mendapatkan perawatan di ruang ICU, seorang sepupu Eko, Yani menuturkan jika Eko mengaku rindu dengan orang tuanya. Rasa rindu tersebut digambarkannya dengan memegang wajah ibu Yani, yang tidak lain saudara ibu Eko sendiri.

"Bilang kangen sama orang tuanya, ibu saya saja sampai dipegangin wajahnya, jadi sedih semua. Mungkin dia merasa sepi enggak ada yang nemenin," ujar Yani saat berbincang dengan Metrotvnews.com di RS St. Carolus, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2015).

Saat ini menurut Yani, Eko sudah mulai merespon jika diajak berbicara. Respon tersebut baru berupa gerakan kecil dari tubuhnya, bukan jawaban secara lisan.

"Mas Eko sudah bisa merespon, melalui mata sama respon tangan," katanya.

Seperti diketahui, nasib nahas dialami Eko Prasetyo, 22, lantaran babak belur dihakimi oknum Satpol PP saat penggusuran di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis 20 Agustus. Eko dituduh sebagai provokator penolakan penggusuran.


(MBM)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

18 hours Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /