Pilkada Sleman

KPUD Sleman Tetapkan Dua Pasang Calon Kepala Daerah

Patricia Vicka    •    24 Agustus 2015 20:49 WIB
pilkada serentak
KPUD Sleman Tetapkan Dua Pasang Calon Kepala Daerah
Ilustrasi. --MTVN

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Komisi Pemilihan Umum Daerah Sleman resmi menetapkan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Sleman. Mereka akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah Desember mendatang.

Penetapan ini dilakukan meski salah satu calon wakil bupati, Sri Muslimatun, belum mengantongi surat keputusan Gubernur mengenai pemberhentian sebagai anggota DPRD Sleman.

"Pasangan Yuni Rahayu dan Danang Wicaksana Sulistyo dinyatakan memenuhi syarat sehingga bisa ditetapkan menjadi pasangan calon. Sri Purnomo dan Sri Muslimatun juga dinyatakan memenuhi syarat," ujar ketua KPUD Sleman Ahmad Sidqi, di kantor KPUD Sleman, Senin (24/8/2015).

Ahmad memberi tenggat 60 hari bagi Sri Muslimatun untuk melengkapi surat tersebut. "Kami baru menerima surat pengunduran Sri Muslimatun sebagai prasyarat. Sesuai peraturan 60 hari sesudah penetapan harus melengkapi berkas. Kalau tidak bisa berarti dia tidak memenuhi syarat," tegas Ahmad.

Sesuai dengan UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD, SK pemberhentian dikeluarkan dari instansi yang berwenang, dalam hal ini gubernur DIY.

Penetapan dua pasangan claon dilakukan setelah KPUD Sleman memeriksa dokumen sesuai dengan syarat yang ditetapkan. "Penetapan dilakukan setelah kami melakukan rapat pleno yang dihadiri empat komisioner KPU," katanya.

Sri Purnomo adalah calon bupati petahana dan berpasangan dengan Sri Muslimatun yang merupakan anggota DPRD dari PDIP. Mereka diusung PAN, Demokrat, Golkar, NasDem, dan PKB.

Pasangan calon saingannya adalah Yuni Rahayu yang sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati yang berpasangan dengan Danang Wicaksana dari Gerindra. Keduanya diusung PDIP dan Gerindra.


(UWA)

Thiago Alcantara Cedera Serius
Anderlecht vs Bayern Muenchen

Thiago Alcantara Cedera Serius

1 hour Ago

Kemenangan Bayern Muenchen atas Anderlecht pada matchday kelima Liga Champions 2017 -- 2018 diw…

BERITA LAINNYA
Video /