BI: Kredit Bermasalah di Bali Meningkat Jadi 1,91%

Antara    •    25 Agustus 2015 16:46 WIB
kredit
BI: Kredit Bermasalah di Bali Meningkat Jadi 1,91%
Bank Indonesia (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Denpasar: Rasio kredit bermasalah atau biasa dikenal dengan Non Performing Loan (NPL) perbankan di Bali masih terjaga di bawah lima persen, yakni 1,91 persen pada kuartal II-2015. Kendati masih di bawah lima persen, namun angka tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kuartal I-2015 sebesar 1,34 persen.

"Rasio kredit perbankan yang disalurkan kepada pengusaha di daerah ini dikategorikan bermasalah meningkat, tetapi masih jauh di bawah lima persen. Artinya masih terjaga dengan baik," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Dewi Setyoawati, di Denpasar, Selasa (25/8/2015).

Ia menambahkan, berdasarkan jenis penggunaannya, kredit investasi mencatat NPL tertinggi yakni sebesar 3,95 persen pada kuartal II-2015. Sementara itu, rasio NPL modal kerja dan konsumsi tercatat sebesar 1,99 persen dan 0,55 persen.

Menyinggung masalah penyaluran kredit bank umum pada kuartal II-2015, pimpinan bank tersebut menyebutkan masih melanjutkan tren perlambatan pertumbuhan seiring dengan perlambatan perekonomian Provinsi Bali di kuartal II-2015.

Selain itu, lanjut Dewi, perlambatan pertumbuhan kredit Provinsi Bali yang sejalan dengan perlambatan pertumbuhan kredit nasional ini juga disebabkan oleh tren peningkatan suku bunga bank yang berlaku belakangan ini. Kondisi tersebut diperparah dengan penurunan daya beli masyarakat seiring dengan peningkatan harga BBM dan tarif tenaga listrik beberapa waktu yang lalu.

Setyowati dalam kajian ekonomi regional Provinsi Bali melaporkan bahwa berdasarkan jenis penggunaan, sebagian besar kredit yang disalurkan digunakan sebagai modal kerja dengan share mencapai 39,76 persen dari total kredit triwulan II 2015.

Kredit modal kerja tercatat Rp23,76 triliun, tumbuh 11,62 persen (yoy) lebih rendah dari pertumbuhan kuartal sebelumnya yang mencapai 14,77 persen (yoy). Kredit investasi kuartal II-2015 mencapai Rp13,8 triliun, memiliki share sebesar 23,21 persen dari total kredit.


(ABD)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 day Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /