Wangsit Ahok buat PNS yang Baru Diangkat

M Rodhi Aulia    •    25 Agustus 2015 18:02 WIB
basuki tjahaja purnama
Wangsit Ahok buat PNS yang Baru Diangkat
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. (Foto:Antara/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama memberi wangsit kepada 233 Calon Pegawai Negeri Sipil DKI Jakarta Kategori II Tahun 2014 yang baru diangkat menjadi PNS.
 
"Saya harap saudara bisa bekerja dengan baik. Sekali lagi selamat. Saya ikut senang. Saya tahu perjuangan saudara sangat berat. Saya ngerti sekali," kata Ahok dalam sambutannya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015).
 
Ratusan CPNS baru itu tersebar di sembilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mereka kelompok pertama untuk 44 SKPD, yang akan diberikan SK Pengangkatan. Ahok berpesan agar CPNS yang belum terima SK bersabar dan tidak panik.
 
"Enggak usah panik. Apalagi sampai nyogok. Itu bodoh namanya. Nyogok supaya dapat lolos. Saya selalu percaya kata Nabi Sulaiman. Suatu negara akan runtuh kalau pejabat suka suap. Maka, kalau saudara nyuap, saudara tidak pantas jadi PNS," terang Ahok.
 
Ahok menuturkan, rata-rata CPNS ini sudah menjadi tenaga honorer sebelum 2005. Ahok mengakui, tenaga honorer lebih rajin bekerja ketimbang yang sudah diangkat sebagai PNS. Namun, Ahok minta mereka tidak tertular menjadi malas. Ahok punya banyak pengalaman tentang itu. Ahok juga mewant-wanti agar CPNS tidak suka maling uang rakyat.
 
Penyerahan SK berlangsung di Blok G Balai Kota. CPNS yang diangkat kompak mengenakan seragam hitam-putih. Mereka tampak menyimak seluruh pidato sang gubernur dan sesekali bertepuk tangan. Seusai sambutan, mereka mendekati Ahok untuk sekadar bisa bersalaman dan foto bersama.
 


(FZN)

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018
Undian Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

50 minutes Ago

Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions akan digelar pada 13-14 dan 20-21 Februari 2018.…

BERITA LAINNYA
Video /