Sujanarko Jelaskan Ide Gratifikasi Seks kepada Pansel KPK

Dheri Agriesta    •    26 Agustus 2015 12:33 WIB
capim kpk
Sujanarko Jelaskan Ide Gratifikasi Seks kepada Pansel KPK
Capim KPK Sujanarko usai menjalani seleksi wawancara terbuka dengan Pansel KPK,--Foto: MTVN/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Pembinaan Jaringan Kerja sama AntarKomisi dan Instansi KPK Sujanarko pernah mengusulkan gratifikasi seksual untuk masuk dalam tindak pidana korupsi. Pansel KPK mencoba mengorek maksud gratifikasi seksual yang dimaksud Sujarnako.

"Bapak katakan gratifikasi seksual marak saat penetapan APBD. Apa sih gratifikasi seksual itu?" tanya anggota Pansel KPK Enny Nurbaningsih dalam wawanacara terbuka di Gedung III Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015).

Sujarnako menyebut, ide itu muncul saat ia mengkoordinir tim pencari aset untuk melacak kekayaan pejabat dari Indonesia bagian timur. Banyak di antara pejabat itu tak punya aset, sebab uang yang dimiliki habis untuk foya-foya dan main perempuan.

Saat itu, di Singapura sedang ada tindakan untuk memidanakan gratifikasi seksual. Hal itu menginspirasi Sujanarko untuk memasukkan ide gratifikasi seks itu.

"Saat itu Singapura sedang pidana gratifiksi seks. Jadi saya terinsipirasi. Karena jadi polemik luar biasa, saya tahan diri," jelas pria yang akrab disapa Koko ini.

Anggota pansel lainnya, Yenti Ganarsih, menanyakan kepada Koko perbedaan gratifikasi dan suap. Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi dan Instansi ini menjelaskan pertanyaan Yenti.

"Kalau suap kan untuk melakukan atau tidak melakukan. Kalau gratifikasi selama ada konflik of interest tapi tidak harus mendorong lakukan sesuatu," tandas Koko.


(MBM)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

13 minutes Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /