Warga Bidara Cina Melawan Rencana Ahok

Akmal Fauzi    •    26 Agustus 2015 18:44 WIB
penggusuran kampung pulo
Warga Bidara Cina Melawan Rencana Ahok
Perlawanan warga Kampung Pulo saat hendak direlokasi-----Ant/M Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Bidara Cina, Jakarta Timur menjadi target selanjutnya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk direlokasi dalam proses normalisasi Kali Cilwung. Sebagian wilayah tersebut terdampak dalam proyek sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT).

Namun, rencana itu mendapat penolakan warga. Mereka mempermasalahkan status kepemilikan tanah dan ganti rugi.

Astriani, anggota Tim 14 yang dibentuk warga setempat mengatakan, warga telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang telah didaftarkan pada Juli 2015. Warga menuntut ganti rugi untuk warga yang terkena dampak proyek tersebut.

Berdasarkan perencanaannya, wilayah yang terdampak pembangunan proyek sodetan Cilwung-KBT yaitu kurang lebih ada 299 peta bidang yang tersebar di RT 09 RW 04, RT 06 RW 05 dan sebagian di RW 14.

Dalam tuntutannya, kata Astriani, warga meminta pengadilan membatalkan sertifikat hak pakai Pemprov DKI Jakarta yang dikeluarkan pada 1996. Ia menilai, beberapa warga mempunyai sertifikat hak milik yang diklaim Pemprov.

"Ini janggal, kan beberapa warga punya sertifikat, kenapa tiba-tiba diklaim. Warga di sini sudah tinggal sejak 1940," ujarnya, Rabu (26/8/2015)

Lebih lanjut, ia mengatakan, beberapa warga juga telah membuat sertifikat hak guna bangunan. Serta ada juga yang membuat sertifikat hak milik.

"Berdasarkan peraturan Undang-Undang Agraria kan diatur warga yang telah menempati lahan lebih dari 20 tahun bisa merubah status kepemilikan. Dan kami enggak merasa berdiri di atas tanah negara," ujarnya.


(TII)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

3 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /