Politikus Golkar Akui Terima Suap dari Bupati Muba

Yogi Bayu Aji    •    26 Agustus 2015 19:47 WIB
kasus suap
Politikus Golkar Akui Terima Suap dari Bupati Muba
Komisi Pemberantasan Korupsi----MI/Pamca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPRD Musi Banyuasin (Muba) Islan Hanura mengakui dirinya menerima aliran dana suap dari Bupati Pahri Azhari. Uang diberikan sebagai pelicin persetujuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2014 dan pengesahan APBD Kabupaten Muba 2015.

"Sudah (dijelaskan) ke penyidik," kata Islan usai diperiksa di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2015).

Islan adalah salah satu tersangka dalam kasus ini. Hari ini dia menjalani pemeriksaan di KPK untuk tersangka Pahri Azhari dan istrinya Lucianty.

Islan menuturkan, semua keterangan terkait suap itu sudah diberikannya kepada penyidik. Termasuk, modus yang mereka lakukan dalam penerimaan suap ini.

"Pokoknya sudah (dijelaskan) ke KPK," ungkap dia.

Dia pun siap bekerja sama mengungkap tabir kasus yang sudah menjerat enam anggota DPRD Muba, termasuk dirinya. "Pokoknya kami ke KPK kooperatif-lah," ujar Islan.

Hari ini, empat pimpinan DPRD Musi dipanggil KPK. Mereka dimintai keterangan dalam kasus dugaan suap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban LKPJ 2014 Bupati Pahri Azhari dan pengesahan APBD 2015 Kabupaten Muba.

Pimpinan DPRD Muba yang dipanggil adalah Ketua DPRD Riamon Iskandar, serta tiga wakil ketua DPRD, Darwin, Islan hanura, Aidil Fitri. Keempatnya sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat 21 Agustus.


(TII)


Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate
Timnas Inggris

Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate

3 weeks Ago

Adam Lallana merasa Gareth Southgate sudah melakukan keputusan tepat dengan tidak memanggilnya …

BERITA LAINNYA
Video /