Pilkada Surabaya

Panwaslu: Berkas Rasiyo-Dhimam Tak Perlu Diuji Forensik

Amaluddin    •    26 Agustus 2015 22:42 WIB
pilkada serentak
Panwaslu: Berkas Rasiyo-Dhimam Tak Perlu Diuji Forensik
Ilustrasi. --MTVN

Metrotvnews.com, Surabaya: Penelitian dokumen hasil perbaikan pasangan calon dalam pemilihan kepala daerah Kota Surabaya belum menemukan dokumen yang mencurigakan. Alhasil, rencana untuk menggandeng laboratorium forensik (labfor) Polda Jatim tidak akan dilakukan.

"Untuk sementara ini masih belum mengarah ke sana (uji forensik)," ujar Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya, Sofwan, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/8/2015).

Sofwan menjelaskan uji forensik dilakukan apabila terdapat dokumen yang mencurigakan. Namun, Panwaslu bersama KPU Kota Surabaya belum menemukan tanda-tanda berkas mencurigakan saat meneliti dokumen dua pasangan peserta pilkada, yakni Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana dan Rasiyo-Dhimam Abror.

Hanya saja, kata Sofwan, berkas perbaikan pasangan Rasiyo-Dhimam masih harus diverifikasi faktual untuk diketahui keabsahannya.

Misalnya, kata Sofwan, berkas rekomendasi dari DPP PAN untuk pasangan Rasiyo-Dhimam. Tim verifikasi faktual bisa langsung mendatangi kantor DPP PAN untuk mengecek keasliannya. Bila dari verifikasi ini sudah diketahui hasilnya, maka tidak perlu menggunakan uji forensik.


(UWA)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /