Pascapenembakan 2 Jurnalis AS, Gedung Putih Desak UU Senjata Diloloskan

Renatha Swasty    •    27 Agustus 2015 01:33 WIB
penembakan as
Pascapenembakan 2 Jurnalis AS, Gedung Putih Desak UU Senjata Diloloskan
Gedung Putih di Washington, AS. (Foto: AFP / MANDEL NGAN)

Metrotvnews.com, Washington: Gedung Putih mendesak Kongres segera meloloskan Undang-undang keamanan senjata. Desakan dilakukan setelah dua jurnalis televisi WDBJ tewas ditembak saat siaran langsung.

"Ini adalah contoh dari kekerasan senjata yang menjadi umum di masyarakat besar dan kecil di seluruh Amerika Serikat," ujar juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest dilansir dari AFP, Kamis (27/8/2015).

"Ada beberapa hal yang masuk akal yang hanya dapat dilakukan Kongres yang kita tahu setidaknya akan mengurangi dampak kekerasan senjata di negara ini," tambah dia.

Ia berharap, Kongres mengambil langkah-langkah untuk pengetatan penggunaan senjata tanpa melanggar hak-hak konstitusional hukum Amerika.

Sebelumnya, Presiden Barack Obama mengatakan kegagalan memperketat Undang-undang keamanan senjata membuatnya sangat frustasi.

Dia menggambarkan Amerika Serikat sebagai "Satu bangsa maju di Bumi di mana kita tidak memiliki Undang-undang keamanan senjata,"

Namun, tidak sedikit warga Amerika Serikat menolak saran pemerintah dan menganggap UU Senjata melanggar hak konstitusional.

Diketahui, dua jurnalis Alison Parker,24, reporter dan Adam Ward,27, kameramen tewas saat sedang melakukan wawancara dalam siaran langsung di televisi. Keduanya tewas setelah ditembak mantan karyawan WDJB, Vester Flanagan alias Bryce Williams. 


(REN)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

1 day Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /