Currency War Strategi Memenangkan Persaingan Ekonomi

Eko Nordiansyah    •    27 Agustus 2015 08:36 WIB
ekonomi dunia
<i>Currency War</i> Strategi Memenangkan Persaingan Ekonomi
Ilustrasi mata uang Yuan. AFP PHOTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai kebijakan currency war yang dilakukan oleh negara-negara seperti Tiongkok dan Vietnam merupakan strategi yang digunakan untuk memenangi persaingan ekonomi.

"Currency war ini enggak tahu yang benar istilah seperti apa. Tapi secara ekonomi itu strategi. Strategi memenangkan persaingan ekonomi yang kompetisinya luar biasa," ujarnya dalam sebuah diskusi di Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015) malam.

Dirinya menambahkan, hal itu juga akan makin diperparah apabila The Fed menaikkan suku bunganya. Sementara itu, negara lain yang juga diprediksi akan mengikuti langkah Tiongkok dan Vietnam untuk melakukan devaluasi terhadap mata uang mereka.

Sementara dari sisi internal, space dari trading di pasar keuangan Indonesia yang semakin tipis ditambah dengan pengumuman Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) perintah yang defisit.

"Bukannya pemerintah menenangkan pasar, malah RAPBN defisit 10 persen. Yang malah jadi peluang spekulasi, sudah defisit 10 persen, defisit keseimbangan primernya naik pula. Ini kan berarti risiko fiskal kita tinggi sekali. Ditambah berita menghadapi harga pangan saja tidak mampu," jelas dia.

Selain itu, pemerintah juga diuji agar mampu memenangkan para pelaku bisnis di Indonesia yang terpukul akibat pelemahan ekonomi yang terjadi. "Bagaimana meyakinkan pasar supaya asetnya aman. Bagaimana memastikan bahwa pelaku usaha bisnisnya akan tetap untung. Kredibilitas pemerintah diuji di situ," pungkasnya.


(AHL)

Para Bintang yang Absen dalam Laga Man City vs Napoli
Jelang Manchester City vs Napoli

Para Bintang yang Absen dalam Laga Man City vs Napoli

19 minutes Ago

Milik mengalami cedera lutut. Ini merupakan cedera yang keduanya sejak direkrut Napoli pada mus…

BERITA LAINNYA
Video /