Ahok: Silakan Beli Mobil, tapi Parkiran Kami Mahalkan

M Rodhi Aulia    •    27 Agustus 2015 19:44 WIB
pemprov dki
Ahok: Silakan Beli Mobil, tapi Parkiran Kami Mahalkan
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) -- Antara/Rafiuddin Abdul Rahman

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berusaha membujuk masyarakat Ibu Kota berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, saat armadanya sudah siap. Pemprov ingin memaksa mereka, caranya: mengerek tarif parkir semahalnya.

"Nanti kamu akan kesulitan parkir kok. Saya sudah nambah derek parkir. Jadi intinya itu bagaimana mobil pribadi dan sepeda motor pindah ke bus atau ke kereta. Jadi kalau kamu masih ngotot beli mobil silakan. Tapi, parkirnya mahal. Parkir di rumah, kamu enggak ada garasi, kita derek malam-malam," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (27/8/2015).

Ahok sudah menambah mobil derek sebanyak 18 unit. Pada Oktober 2015, jumlah mobil derek akan mencapai 700 hingga 800 unit. Armada itu disiapkan untuk mengaspal sebagai angkutan umum.

Bus tidak hanya untuk TransJakarta, tapi juga Metro Mini, Kopami, dan Kopaja. Armada itu merupakan milik Pemprov, operator atau pihak swasta lainnya yang ingin busnya dibayar rupiah per kilometer.

"Hino janjikan saya mulai tahun depan bisa produksi 2.000/tahun. Kita akan terus beli. Sabar aja. Kita ngotot yang karoseri lokal," kata dia.

"Kamu ada bus daftar ke saya. Asal mau dibayar Rp/Km, ada CCTV, ada GPS, Anda jalan. Ada penumpang atau tidak, saya bayar. Pokoknya setiap 10 menit. 24 jam di Jakarta. Nanti akan terbentuk polanya," imbuh Ahok.


(MBM)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

1 day Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /