Karyawan Bank Danamon Diduga Gelapkan Dana Nasabah

Nurul Hidayat    •    28 Agustus 2015 13:22 WIB
perbankan
Karyawan Bank Danamon Diduga Gelapkan Dana Nasabah
Ilustrasi penggelapan uang. (dok. Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com Jombang: Karyawan Bank Danamon Unit Simpan Pinjam Kabupaten Jombang, Jawa Timur diduga menggelapkan dana nasabah. Modusnya, dengan memalsukan tanda tangan nasabah. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang AKP Harianto Rantesalu membenarkan adanya dugaan penggelapan dana tersebut. Namun, pihaknya enggan menyebutkan total keseluruhan jumlah uang.

"Memang benar ada laporan terkait masalah tersebut (dugaan penggelapan), namun jumlah pastinya masih rahasia dapur kepolisian," ujarnya saat ditemui Metrotvnews.com di kantornya, Jumat (28/8/2015).

Harianto menambahkan, pihaknya hingga saat ini sudah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus yang menimpa Bank Danamon. "Kita tunggu saja perkembangannya, saat ini tim sedang melakukan penyelidikan," imbuhnya.

Belum diketahui pasti kronologi dan jumlah kerugian atas kasus ini. Ketika mau dikonfirmasi, tak ada satupun manajemen Bank Danamon yang mau menemui. Petugas teller mengatakan Kepala Unit bank yang berlokasi di Jl KH Wahid Hasyim, Jombang itu sedang tidak di tempat.

"Tinggalkan saja nomor telepon, nanti akan dihubungi oleh pimpinan unit, karena hari ini pimpinan unit belum datang," ujarnya.

Dari sumber yang berhasil dihimpun Metrotvnews.com, kerugian nasabah diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Sebab, tidak hanya satu nasabah yang dananya digelapkan. Masing-masing nasabah diduga menderita kerugian antara Rp150 juta hingga Rp300 juta.


(SAN)

Video /