Pengamat: RI Miliki Fundamental Ekonomi Kuat

Antara    •    28 Agustus 2015 13:49 WIB
ekonomi indonesia
Pengamat: RI Miliki Fundamental Ekonomi Kuat
Ilustrasi (MI/ATET DWI PRAMADIA)

Metrotvnews.com, Kupang: Pengamat Ekonomi dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang Thomas Ola Langoday menilai Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat dengan pertumbuhan ekonomi positif sebesar 4,67 persen di kuartal II-2015 meskipun mengalami pelemahan rupiah.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia positif sebesar 4,67 persen di kuartal kedua tahun ini, meskipun rupiah mengalami pelemahan. Ini menjadi fundamental yang kuat bagi ekonomi Indonesia," jelas Ola, di Kupang, Jumat (28/8/2015).

Menurutmnya tidak banyak negara di dunia saat ini yang mengalami pertumbuhan ekonomi positif. Bahkan, banyak negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi negatif, mulai dari dua persen hingga minus. Indonesia menempati urutan kelima dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,67 persen.

"Walaupun masih berada di bawah Tiongkok dengan pertumbuhan enam persen tetapi saat ini tidak banyak negara mengalami pertumbuhan ekonomi positif. Sejumlah negara mengalami kemerosotan pertumbuhan ekonomi hingga minus," ujarnya.

Menurut dia, dengan pertumbuhan ekonomi positif maka Indonesia tidak mudah terpengaruh pelemahan perekonomian global. Meskipun mengalami pelemahan nilai rupiah, Indonesia tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonominya tetap positif di kuartal II-2015.

"Pemerintah perlu meyakinkan komponen bangsa bahwa pertumbuhan ekonomi positif meskipun rupiah sedang melemah dan tidak akan berdampak krisis," pungkasnya.


(ABD)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

7 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /