Agustus, Indeks Manufaktur Tiongkok Terkontraksi

Antara    •    01 September 2015 10:39 WIB
ekonomi china
Agustus, Indeks Manufaktur Tiongkok Terkontraksi
Industri manufaktur Tiongkok melemah. (FOTO: REUTERS/Aly Song)

Metrotvnews.com, Beijing: Aktivitas manufaktur Tiongkok turun terkontraksi pada Agustus. Berdasarkan data indeks resmi menunjukkan angkanya merosot ke level terendah dalam tiga tahun, tanda terbaru dari pelambatan pertumbuhan di ekonomi terbesar kedua dunia.

AFP melansir, Selasa (1/9/2015), Indeks Pembelian Manajer (PMI) tercatat sebesar 49,7 pada bulan lalu, demikian disampaikan Biro Statistik Nasional dalam sebuah pernyataannya.

Angka tersebut, yang melacak aktivitas di sektor pabrik besar dan bengkel kerja Tiongkok, lebih buruk daripada Juli yang mencatat sebesar 50,0, dan pertama kalinya menunjukkan kontraksi sejak Februari.

Indeks dipandang sebagai barometer kunci dari kesehatan ekonomi raksasa Asia itu, serta sebagai pendorong utama pertumbuhan global. Jumlah di atas 50 ini merupakan sinyal ekspansi di sektor ini, sementara berapa pun di bawah angka itu menunjukkan penyusutan.

"Itu PMI resmi terendah sejak Agustus 2012, tapi masih lebih baik daripada survei independen yang disponsori oleh kelompok media Tiongkok Caixin, yang diumumkan akhir bulan lalu," tutur laporan tersebut.

Angka pendahuluan PMI untuk Agustus anjlok ke tingkat terendah 77 bulan di 47,1. Caixin merilis angka akhir, yang disusun oleh penyedia informasi jasa keuangan Markit pada Senin petang.

Prospek ekonomi Tiongkok telah berubah jelas menjadi pesimistis bahkan setelah produk domestik bruto (PDB) mencatat ekspansi 7,0 persen pada kuartal April-Juni, secara mengejutkan para ekonomi.

Indikator pada kuartal ketiga saat ini memburuk karena memiliki kekhawatiran atas kesehatan ekonomi Tiongkok, yang menyebabkan gejolak di pasar saham luar negeri ketika gelembung (buble) juga mengempis di bursa domestik.

Perekonomian Tiongkok tumbuh 7,4 persen tahun lalu, terlemah sejak 1990, dan PDB telah melambat lebih lanjut tahun ini. Para analis mengatakan bahwa ledakan raksasa bulan lalu di pelabuhan Tianjin serta parade militer yang ditetapkan pada Kamis di Beijing untuk memperingati 70 tahun berakhirnya Perang Dunia II, yang mana pabrik-pabrik telah ditutup dan dinyatakan hari libur umum, mungkin membantu melemahkan kegiatan manufaktur pada Agustus.


(AHL)


Kapten Timnas U-22 Absen Hingga Piala AFF Berakhir
Piala AFF U-22 2019

Kapten Timnas U-22 Absen Hingga Piala AFF Berakhir

6 hours Ago

Syarif Alwi selaku dokter timnas U-22 menjelaskan, Andy Setyo menderita kompresi hernia sejak m…

BERITA LAINNYA
Video /