Demo Besar-Besaran, Ini Tuntutan Buruh

M Rodhi Aulia    •    01 September 2015 11:25 WIB
demo buruh
Demo Besar-Besaran, Ini Tuntutan Buruh
Ilustrasi demo buruh,--Foto: Antara/Jafkhair

Metrotvnews.com, Jakarta: Puluhan ribu buruh akan melakukan unjuk rasa di berbagai wilayah di Indonesia. Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, pihaknya menurunkan 30 ribu hingga 40 ribu ke Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Unjuk rasa juga dilakukan di 20 provinsi yang tersebar dan berpusat di depan kantor gubernur masing-masing.

Dalam unjuk rasa besar-besaran ini mereka akan menyampaikan sepuluh tuntutan kepada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pertama, meminta pemerintah melakukan upaya konkret terkait harga bahan kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak karuan. Kedua, lindungi buruh dari ancaman PHK akibat ambruknya rupiah.

Bagi Said Iqbal, fenomena banyaknya tenaga kerja asing merangsek masuk ke Indonesia menjadi catatan serius. Sebab, di tengah kondisi perekonomian seperti ini, tenaga lokal banyak yang di-PHK.

"Ketiga, pemerintah harus lebih memprioritaskan buruh lokal. Keempat, naikkan upah minimum tahun 2016 sebesar 22 persen. Hal ini untuk menjaga daya beli buruh lokal," ujar dia kepada Metrotvnews.com, Selasa (1/9/2015).

Kelima, lanjut Said, pihaknya meminta jaminan manfaat pensiun untuk buruh disamakan dengan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Buruh tidak puas dengan uang pensiun sebesar Rp300 ribu per bulan setelah 15 tahun kerja. Caranya dengan merevisi peraturan pemerintah terkait pensiun tersebut.

"Keenam, perbaiki BPJS kesehatan atau hapus sistem INA CBGs dan Permenkes Nomor 59 Tahun 2011 yang membuat tarif murah. Ketujuh, tolak kenaikan iuran BPJS," kata Said.

Delapan, pihaknya juga menuntut dana penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan ditambah menjadi Rp30 triliun. Said juga ingin provider RS/klinik di luar BPJS bisa digunakan untuk COB.

"Kesembilan, bubarkan pengadilan buruh/PHI dengan revisi UU 2/2004 tahun ini jg. Kesepuluh, penjarakan Presdir PT Mandom, Bekasi yang mengakibatkan 27 buruh meninggal," kata dia.

"Bila tuntutan ini diabaikan maka kami buruh se-Indonesia akan melakukan mogok kerja nasional," kata Said mengancam.


(MBM)


Kapten Timnas U-22 Absen Hingga Piala AFF Berakhir
Piala AFF U-22 2019

Kapten Timnas U-22 Absen Hingga Piala AFF Berakhir

6 hours Ago

Syarif Alwi selaku dokter timnas U-22 menjelaskan, Andy Setyo menderita kompresi hernia sejak m…

BERITA LAINNYA
Video /